SIKAP PENGEMUDI ANGKUTAN RODA TIGA (ABANG BECAK) MEMILIKI SIM A KHUSUS DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SIKAP PENGEMUDI ANGKUTAN RODA TIGA (ABANG BECAK) MEMILIKI SIM A KHUSUS DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Ujang Pranoto - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0311220216

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK Sejak kemunculannya pertamakali, becak telah dianggap menjadi arena lapangan kerja baru. Namun selanjutnya, becak lagi-lagi ditolak kehadirannya, justru karena kelenturannya yang luar biasa sebagai penampung pencari kerja yang datang ke kota itu, yang dianggap membahayakan" pembangunan kota modern. Dari perspektif mobilitas kota seperti ini yang tidak saja berarti 'gerak' kecepatan di jalanan, namun juga 'gerak' ekonomi-sosial., becak kemudian dianggap sebagai penyebab kemacetan lalu lintas jalan, sebagai lahan pekerjaan, sekaligus sumber "legitimasi" bagi serbuan kaum urban yang datang ke kota. Pengemudi harus belajar membuat skenario berkendaraan yang baik sebagai evaluasi setiap kali melakukan kegiatan tersebut. Dari latar belakang diatas perlu dilakukan suatu penelitian diKota Banda Aceh terhadap sikap pengemudi Angkutan Roda Tiga (Becak) memiliki Akhusus. Untuk memperoleh data dan informasi dalam penelitian ini penulis mengadakan penelitan deskriptif dapat diartikan sebagai proses pemecahan masalah yang diselidiki dengan melukiskan keadaan subyek dan obyek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau bagaimana adanya dan di pusatkan pada sikap pengemudi angkutan rodatiga (becak) memiliki SIM SIM A khusus di Kota Banda Aceh. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara parsial faktor-faktor yang ada dalam variabel bebas seluruhnya signifikan diuji melalui perbandingan antara nilai thitung dengan ttabel. dimana ttabel diketahui sebesar 1.973. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa thitung pada faktor kesadaran sebesar 94,429, Affective sebesar 47,334, dan behavior sebesar 52,673 jauh lebih besar dari nilai osar sebesar 1,973 begitu juga halnya peran polisi, maka Ho di tolak, Ha di terima sehingga semua variabel tersebut merupakan faktor yang paling kuat mempengaruhi abang becak memiliki sim A khusus di Banda Aceh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK