<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131797">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  TINGKAT   KEMASAKAN   BUAH   DAN   METODE  EKSTRAKSI BENIH     TERHADAP  VIABILITAS  BENIH   KAKAO   (THEOBROMA   CACAO  L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Rosmidar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini  dilaksanakan  di  Laboratorium   llmu  dan  Teknologi  Benih, Fakultas  Pertanian,  Universitas Syiah Kuala, Darussalam,  Banda Aceh,  mulai  dari tanggal  2 September sampai dengan 25 Desember 2004. Benih kakao yang diteliti diperoleh dari petani di Desa Suka Damai Kecamatan Saree, Aceh Besar. yang terdiri atas beberapa tingkat kemasakan berdasarkan perubahan warna kulit buah.&#13;
Penelitian   ini  bertujuan  untuk  mengetahui  tingkat   kemasakan  buah  dan metode ekstraksi benih untuk meningkatkan viabilitas benih kakao, serta unruk mengetahui  interaksi antara kedua faktor tersebut.&#13;
Penelitian  ini  menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola  faktorial.&#13;
&#13;
Terdapat  dua  faktor  yang  diteliti  yaitu  tingkat  kemasakan  dan  metode  ekstraksi. Faktor  tingkat  kemasakan  terdiri  atas  3   taraf yaitu  tingkat  kemasakan  yang  telah terjadi perubahan warna dari hijau ke kuning pada alur buah, tingkat kemasakan yang telah terjadi perubahan warna pada alur dan punggung buah, dan tingkat kemasakan yang  telah  terjadi  perubahan  warna  pada seluruh  permukaan buah.  Faktor metode ekstraksi  terdiri  atas  4  taraf yaitu  tanpa  ekstraksi,  ekstraksi  dengan  abu  gosok, ekstraksi  dengan  pasir,  dan  ekstraksi  dengan  perendaman  dalam  air  kapur  sirih. Setiap kombinasi perlakuan mempunyai 3 ulangan, sehingga terdapat 36 satuan percobaan dan pada setiap satuan percobaan digunakan 25 butir benih kakao.&#13;
Peubah yang diamati adalah viabilitas potensial,  yaitu potensi  tumbuh,  daya berkecambah,   vigor   kekuatan   tumbuh,   yaitu   kecepatan  tumbuh,   keserempakan tumbuh, dan berat kering kecambah normal&#13;
Hasil    penelitian   menunjukkan   bahwa.   tingkat    kemasakan   buah    kakao berdasarkan warna  kulit buah yang berbeda, tidak berpengaruh nyata terhadap  potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan  tumbuh, dan keserempakan tumbuh, namun berpengaruh  nyata terhadap berat  kering  kecambah   normal.  Kecambah normal  yang terberat   dijumpai  pada  tingkat   kemasakan  yang  ditandai  dengan   perubahan   warna pada  alur  dan punggung buah.  Metode  ekstraksi  berpengaruh nyata  terhadap  potensi tumbuh,  namun   tidak   berpengaruh  nyata   terhadap   daya   berkecambah,  kecepatan tumbuh,  keserempakan tumbuh,  dan berat  kering  kecambah  normal.  Potensi  tumbuh yang  tertinggi dijumpai  pada  metode  ekstraksi yang  menggunakan abu  gosok. Tidak terdapat   interaksi  yang  nyata  antara  tingkat  kemasakan   buah  dan  metode  ekstraksi benih  terhadap semua  peubah  yang diamati.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131797</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-18 12:21:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-18 12:21:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>