PENGARUH PERBANDINGAN TANAH DAN KOMPOS PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PERBANDINGAN TANAH DAN KOMPOS PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.


Pengarang

Sufriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605101010064

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.86

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan tanah dan kompos pada berbagai konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kakao serta interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, yang berlangsung dari tanggal 30 Oktober 2010 sampai dengan 14 Februari 2011.

Benih kakao yang digunakan dalam penelitian ini adalah varietas lokal yang diperoleh dari kebun petani di Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Varietas yang digunak an adalah yang berwarna merah yang di ambil dari batang utama. Jumlah buah yang dipakai sebanyak 20 buah, dan diambil pada 1/3 bagian buah. Benih yang digunakan adalah sebanyak
108 butir, ditambah dengan 50 butir benih cadangan. Jadi jumlah keseluruhannya adalah 158 benih.
Kompos yang digunakan dalam penelitian ini adalah kompos yang diolah

dari dedak, pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi, daun tanaman asam jawa (Tamarindus indica), abu dapur, gula merah EM4 dan air, dan pupuk organik
cair yang digunakan dalam penelitian ini adalah pupuk yang diolah dari dedak
kotoran sapi, daun asamjawa, gula merah, EM4 dan air.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK ) pola faktorial 3x4 dengan 3 kali ulangan. Faktor yang diteliti adalah perbandingan
tanah dan kompos yang terdiri atas 3 taraf yaitu (1:1), (2:1) clan (3:1) serta

konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri atas 4 taraf yaitu ( kontrol, 5 %, 10 %, dan 15 %).

Peubah pertumbuhan bibit kakao yang diamati meliputi tinggi bibit dan diameter pangkal batang umur 30, 60, dan 90 HST, panjang akar, luas daun, berat basah akar, berat kering akar, berat basah berangkasan dan berat kering berangkasan umur 90 HST.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tanah dan kompos berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HST dan panjang akar umur 90 HST, berpengaruh nyata terhadap diameter pangkal batang umur 60 HST namun, tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 60 dan 90 HST, diameter pangkal batang umur 30 dan 90 HST, luas daun, berat basah akar, berat kering akar, berat basah berangkasan, dan berat kering berangkasan. Pertumbuhan bibit kakao lebih baik cenderung dijumpai pada perbandingan 2 tanah : 1 kompos.
Konsentrasi pupuk organik cair berpengaruh nyata terhadap panjang akar umur 90 HST, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit umur 30 ,60, dan 90 HST, diameter pangkal batang umur 30, 60, dap 90 HST, luas daun, berat basah akar, berat kering akar, berat basah berangkasan, dan berat kering berangkasan. Pertumbuhan bibit kakao lebih baik cenderung dijumpai pada perlakuan konsentrasi pupuk organik cair 5 %.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK