Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN CARA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)
Pengarang
Syahril. AS - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0405101030051
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas dan vigor benih kakao pada beberapa tingkat kemasakan buah dan cara penyimpanan. Di samping itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara tingkat kemasakan buah dan cara simpan benih terhadap viabilitas dan vigor benih.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 24 Juni sampai dengan 16 Juli 2010.
Bahan yang digunakan adalah benih kakao varietas lokal, yang diperoleh dari petani di Desa Teladan Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, sekam padi, kemasan plastik, fungisida Dithane M-45, pasir sungai. Sedangkan alat-alat yang digunakan adalah kertas label, wadah plastik, kardus, timbangan analitik, ayakan ukuran 8 mesh dan alat tulis menulis.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah tingkat kemasakan buah terdiri dari tiga taraf, yaitu : masak pra fisiologis yang ditandai dengan wama kulit hijau kuning, masak fisiologis yang ditandai dengan wama kulit kuning dan pasca masak fisiologis yang ditandai dengan wama kulit kuning dan
faktor cara penyimpanan terdiri dari tiga taraf yaitu : plastik polypropelen tidak dilubangi, plastik polypropelen dilubangi dan kertas merang. Dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 27 satuan percobaan.
Peubah yang diamati adalah viabilitas benih meliputi potensi tumbuh, daya berkecambah benih, vigor kecambah dan vigor benih yang meliputi kecepatan tumbuh dan tingkat kemasakan buah (wama).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan buah tidak berpengaruh nyata terhadap potensi tumbuh, daya berkecambah, vigor kecambah dan kecepatan tumbuh benih kakao.
Cara penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh, daya berkecambah, vigor kecambah dan kecepatan tumbuh benih kakao. Nilai viabilitas dan vigor benih kakao terbaik dijumpai pada penyimpanan dengan menggunakan kertas merang.
Tidak terdapat interaksi yang nyata antara tingkat kemasakan buah dengan
cara penyimpanan terhadap potensi tumbuh, daya berkecambah, vigor kecambah dan kecepatan tumbuh benih kakao. Hal ini berarti bahwa perbedaan nilai viabilitas dan vigor benih kakao akibat perbedaan tingkat kemasakan buah tidak tergantung pada cara penyimpanan atau sebaliknya.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH TINGKAT KEKERASAN BUAH DAN LETAK BENIH DALAM BUAH TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Nanda Fadila, 2024)
PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN CARA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Syahril. AS, 2024)
VIABILITAS DAN VIGOR BENIH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS L.) PADA BEBERAPA TINGKAT KEMASAKAN DAN CARA SIMPAN BENIH (Nur Laini, 2024)
VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) PADA BEBERAPA TARAF KADAR AIR DAN LAMA PERIODE SIMPAN (Saiful Bahri, 2019)
PENGARUH KEDALAMAN TANAM DAN KEMASAKAN BUAH TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS L.) (Nova Diana, 2024)