<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131771">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT  TANAMAN MAWAR (ROSA GALLICA L.) PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rika Yuliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh komposisi media tanam dan konsentrasi giberelin serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit tanaman mawar. Penelitian ini dilaksanakan di kampung Arullatong, kecamatan Bies, kabupaten Aceh Tengah, dari bulan Februari 2024 hingga April 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 3 diulang sebanyak 3 kali, dengan dua faktor yang diteliti. Faktor pertama adalah komposisi media tanam terdiri dari lima taraf yaitu M1 (Tanah + Kompos 1:1), M2 (Tanah + Arang Sekam 1:1), M3 (Tanah + Kulit Kopi 1:1), M4 (Tanah + Kompos + Arang Sekam 1:1:1), dan M5 (Tanah + Kompos+ Kulit Kopi 1:1:1).  Sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi giberelin terdiri atas tiga taraf yaitu G1 (200 ppm), G2 (400 ppm) dan G3 (600 ppm). Parameter yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, jumlah akar, panjang ajar dan persentase tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 60 HST, Panjang tunas pada umur 50, 60, dan 70 HST, jumlah akar pada umur 70 HST, dan panjang akar pada umur 70. Berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 40, 50 dan 70 HST, jumlah tunas pada umur 40, 50, 60 dan 70 HST, panjang tunas pada umur 40 HST, jumlah daun pada umur 40, 50, 60 dan 70 HST, dan persentase tumbuh umur 70 HST. Konsentrasi giberelin berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 40,50,60 dan 70 HST, jumlah tunas umur 40, 50, 60 dan 70 HST, panjang tunas umur 40,50,60 dan 70 HST, jumlah daun umur 40,50,60 dan 70 HST, jumlah akar umur 70 HST, panjang akar umur 70 HST dan persentase tumbuh pada umur 70 HST. Terdapat interaksi yang berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun pada umur 40 HST. 		 &#13;
&#13;
Kata kunci: Bibit mawar, komposisi media tanam, konsentrasi giberelin&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131771</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-18 11:29:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-18 11:32:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>