<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131665">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS MIKORIZA DAN DOSIS SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM L. MILL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY RANGGA YUDHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agroteknologi (S1)</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan tanaman hortikultura yang dikelompokkan kedalam sayuran berbuah yang bernilai ekonomi tinggi. Tomat banyak digunakan sebagai bahan baku obat, sayuran, bahan baku olahan makanan seperti  saus dan jus untuk dikonsumsi, oleh karena itu diperlukan usaha peningkatan produksi tomat baik kuantitas maupun kualitasnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu memperbaiki kualitas tanah yang minim unsur hara dengan cara penggunaan pupuk hayati mikoriza yang dikombinasikan pemupukan SP-36 dengan dosis yang tepat bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mikoriza dan dosis SP-36 serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian USK dan Laboratorium Hortikultura, dimulai dari bulan Agustus sampai November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola factorial 4x3 dengan 3 ulangan yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah Jenis Mikoriza yang terdiri atas 3 taraf yaitu mikoriza jenis Glomus mosseae, Gigaspora sp. dan Campuran (Glomus mosseae + Gigaspora sp). Faktor kedua adalah dosis SP-36 terdiri atas 4 taraf yaitu tanpa pupuk SP-36, dosis 100 Kg ha-1, 150 Kg ha-1 dan 200 Kg ha-1. Jenis Mikoriza berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, berat buah per tanaman, berat per buah, jumlah tandan per tanaman dan persentase akar terkolonisasi mikoriza. Tinggi tanaman, berat buah per tanaman, berat per buah dan jumlah tandan buah per tanaman lebih baik terdapat pada mikoriza jenis Campuran (Glomus mosseae + Gigaspora sp.) dan presentase akar terkolonisasi mikoriza lebih banyak terdapat pada mikoriza jenis Glomus mosseae. Dosis    SP-36 berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 15 HSPT, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 30 HST. Tinggi tanaman umur 15 dan 30 HST, berat buah dan jumlah buah per tanaman lebih baik terdapat pada dosis SP-36 100 Kg ha-1. Tidak terjadi interaksi antara jenis mikoriza dengan dosis     SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131665</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-17 15:17:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-17 15:40:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>