PEMBENTUKAN NEGARA BANGLADESH (1971) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMBENTUKAN NEGARA BANGLADESH (1971)


Pengarang

Lia Khaidir - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0261120008

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Syiah Kuala., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK PEMBENTUKAN NEGARA BANGLADESH (1971) Dalam perjalanan sejarah, Pakistan Timur merupakan bagian dari Pakistan Barat. Wilayah yang terpisah cukup jauh menyebabkan pemerintah Pakisatan sulit mengkoordinasi kedua wilayah tersebut, sehingga Pakistan Timur merasa tidak diperdulikan oleh Pemerintah Pusat. Liga Awami didirikan dengan dukungan dari masyarakat agar agar aspirasi masyarakat Pakistan Timur dapat terwujud. Tujuan penelitian ini adalah : I) ingin mengetahui apa yang melatarbelakangi Pakistan Timur memisahkan diri dari Pakistan Barat; 2) Ingin mengetahui usaha­usaha apa saja yang dilakukan oleh Pakistan Timur agar pisah dari Pakistan Barat; 3) lngin mengungkapkan dampak berdirinya Negara Bangladesh bagi rakyatnya. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini penelitian kepustakaan, dengan sistem penelaahan sejumlah sumber tertuis yang dengan kajian skripsi ini. berkaitan Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa tujuan Pakistan Timur melakukan pemberontakan karena masalah perekonomian dan kredibilitas bangsa. Kehidupan masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, tingginya harga bahan baku makanan, serta merupakan wilayah yang terisolir. Hal itu yang menyebabkan kader­kader Liga Awami melakukan pemboikotan terhadap pemerintah pusat, dengan kemenangan yang diraih pada pemilihan umum, pengeluaran enam pasal Liga Awami, peristiwa pembunuhan massal bagi masyarakat non-Bengala mendorong semakin terbukanya jalan kemerdekaan. Setelah kemerdekaan berhasil dijalankan, Pakistan Timur berganti nama menjadi Bangladesh, suatu negara baru yang miskin. Sheikh Mujibur Rahman sebagai Presiden Bangladesh tidak mampu membangkitkan kembali Bangladesh, korupsi terjadi dalam pemeriatahan, timbulnya kudeta yang meyebabkan pergantian kepala negara serta bencana alam menjadikan Bangladesh tetap tak bisa bangkit menjadi negara maju.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK