<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131545">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI IPV6 PADA JARINGAN LOKAL UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasya Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Internet Protocol version 4 (IPv4) adalah alamat Internet Protocol (IP) berkapasitas 32-bit yang sudah lama diterapkan di Universitas Syiah Kuala (USK). Karena Information Technology (IT) semakin berkembang, diimplementasi pula Internet Protocol version 6 (IPv6) yang terdiri dari 8 hextet dengan panjang alamat 128-bit. Implementasi IPv6 di jaringan lokal USK sudah mulai diterapkan sejak tahun 2019 yang berpusat di Unit Pelayanan Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK) USK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh hasil ilustrasi berupa mekanisme pembentukan prefix 64-bit pada router dan interface ID 64-bit untuk user, serta cara mengimplementasikan IPv4 dan IPv6 secara bersamaan pada jaringan lokal USK menggunakan mekanisme dual stack. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan narasumber yang merupakan administrator jaringan USK dan observasi yang dilakukan di UPT TIK USK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa global routing prefix 48-bit pada router diberikan oleh Indonesia Network Information Center (IDNIC) dan subnet ID 16-bit diatur oleh UPT TIK. Sedangkan IPv6 yang ditetapkan untuk user merupakan IP dinamis yang menggunakan metode Stateless Address Autoconfiguration (SLAAC). Interface ID 64-bit dibuat menggunakan metode randomly generated dengan menerapkan fitur SLAAC pada switch Backbone dan menggunakan sebuah command. Implementasi IPv4 dan IPv6 secara bersamaan dapat dilakukan dengan menggunakan metode dual stack, tetapi diprioritaskan penggunaan IPv6 terlebih dahulu secara otomatis oleh komputer yang akan digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dan uji konektivitas, dapat disimpulkan bahwa implementasi IPv6 sudah berjalan sepenuhnya di USK yang dapat dibuktikan dengan melakukan ping pada Command Prompt ke internal USK berupa alamat IPv6 dari router satuan kerja dan router fakultas, serta dua alamat IPv6 dari setiap global enterprise yang merupakan eksternal USK.&#13;
&#13;
Kata kunci: Jaringan Komputer, Sistem Bilangan, Implementasi, IPv6, Jaringan Lokal, Dual Stack</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131545</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-17 07:00:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-17 11:31:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>