<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131439">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN REGULASI EMOSI PADA IBU SINGLE PARENT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afrida Hanifah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ibu single parent memiliki dinamika kehidupan berbeda dengan individu yang memiliki pasangan. Selain sebagai kepala keluarga (ayah) yang menafkahi anak-anaknya, ibu juga dituntut untuk mendidik, merawat dan membesarkan anaknya. Masalah yang juga dialami oleh ibu single parent adalah kesulitan dalam mengendalikan emosi karena harus menjalani peran ganda dalam keluarga. Pengendalian emosi yang lebih baik dapat dilakukan dengan memberikan kepedulian dan pengertian terhadap diri sendiri atau disebut juga dengan self-compassion, karena self-compassion memberikan kesempatan yang lebih baik untuk memahami dan memperbaiki pola pikir, perilaku, serta memberikan rasa aman secara emosional tanpa rasa takut atau menyalahkan diri sendiri. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan regulasi emosi pada ibu single parent, yang diajukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional. Sebanyak 105 ibu single parent terlibat sebagai sampel penelitian yang terpilih menggunakan teknik purposive sampling dan telah berpartisipasi dalam mengisi instrument penelitian berupa Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) dan Skala Welas Diri (SWD). Analisis data menggunakan Jeffery’s Amazing Statistic Program (JASP) melalui analisis Rho-Spearmen dan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara self-coompassion dengan cognitive reappraisal dan terdapat hubungan yang positif antara self-compassion dengan expressive suppression.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Self-compassion, Regulasi Emosi, Ibu Single Parent&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EMOTIONS - HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SINGLE MOTHERHOOD</topic>
 </subject>
 <classification>612.823 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131439</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-13 13:08:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-18 16:44:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>