Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI KAMBING KACANG DI KECAMATAN SAKTI KABUPATEN PIDIE
Pengarang
Mirza - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051411936
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007
Bahasa
Indonesia
No Classification
636.39
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Suatu penelitian tentang identifikasi kambing Kacang di Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie telah dilakukan dari tanggal 20 Desember 2006 sampai 20 Januari 2007.
Metode penelitian ini dilaksanakan secara survey dengan menetapkan lima peternak per desa untuk mengisi kuesioner yang telah disediakan sehingga keseluruhan sampel berjumlah 245. Penentuan peternak sebagai sampel menggunakan metode Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan terhadap Asal usul kambing Kacang yang diusahakan, Bentuk beserta ukuran ukuran tubuh, reproduksi jantan dan betina, serta tanda-tanda identitas lainnya. Data yang diperoleh ditabulasikan dan dipersentasekan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa asal usul kambing tidak diketahui lagi keturunannya. Tanda eksterior seperti bentuk kepala kecil (57 persen), bentuk hidung lurus (70 persen), bentuk tanduk melengkung kebelakang (37 persen),
bentuk telinga mengarah kesamping (38 persen), bentuk kaki lurus dan kuat (87 persen), bentuk badan kecil dengan punggung agak meninggi (43 persen). Ukuran ukuran tubuh seperti berat badan, panjang badan, dalam dada, lebar dada, lingkar dada, tinggi pundak dan tinggi pinggul berturut-turut pada kambing Kacang jantan berdasarkan kelompok umur yaitu umur di bawah I tahun (2-4 bulan) 4.95 ± 1.02 kg. 38.05 ± 5.58 cm, 16.90 ± 2.76 cm, 9.12 ± 1.30 cm, 44.77 ± 6.39 cm, 37.19 ± 5.42 cm dan 38.00 ± 5.40 cm. Umur 1-2 tahun 13.52 ± 3.14 kg, 45.57 ± 8.80 cm, 21.42 ±4.54 cm, 10.91 ± 2.21 cm, 53.94 ± 10.2 cm, 44.99 ± 8.84 cm dan 45.88 ± 8.86 cm. Umur 2-3 tahun 24.63 ± 2.89 kg, 52.55 ± 5.44 cm, 25.56 ± 2.31 cm, 15.77 ± 16.8, 64.37 ± 4.92 cm, 52.51 ± 4.61 cm dan 55.04 ± 4.51 cm. Umur 3-4 tahun 33.76 + 3. 18 kg, 53.23 ± 4.84 cm, 24.02 ± 2.27 cm, 13. I 8±13 cm. 61.71 ± 3.92 cm, 56.78 ± 8.06 cm dan 58.76 ± 7.56 cm. Umur di atas 4 tahun 34.75 ± 5.02 kg, 60.61 ± 9.74 cm, 25.16 ± 2.47 cm, 14.15 ± 1.21 cm, 70.65 ± 2.93 cm, 59.10 ± 3.27 cm dan 60.93 ± 3.20 cm sedangkan kambing Kacang betina umur di bawah L tahun (2-4 bulan) 4.22 ± 0.80 kg. 36.19 ± 2.77 cm, 15.70 ± 1.28 cm, 9.19 ± 1.05 cm, 45.07 ± 5.13 cm, 35.47 ± 2.60 cm dan 37.40 ± 3.30 cm. Umur 1-2 tahun, 12.80 ± 3.80 kg, 42.59 ± 9.77 cm, 20.79 ± 4.95 cm, 10.26 ± 2.29 cm, 50.41 ± 11.3 cm, 41.52 ± 9.43 cm dan 42.77 ± 9.53 cm. Umur 2-3 tahun 23.69 ± 4.25 kg, 50.70 ± 5.55 cm, 24.36 ± 3.26 cm, 12.07 ± 148 cm, 59.27 ± 7.29 cm, 49.07 ± 6.01 cm dan 50.31 ± 6.18 cm. Umur 3-4 tahun 31.61 ± 2.70 kg. 53.11 ± 5.61 cm, 24.72 ± 2.21 cm, 12.23 ± 1.01 cm, 60.04 ± 5.15 cm, 49.75 ± 4.17 cm dan 50.95 ± 4.40 cm. Umur di atas 4 tahun 39.12 ± 3.87 kg, 54.77 ± 2.18 cm, 27.01 ± 2.15 cm, 13.12 ± 0.50 cm, 64.53 ± 2.57 cm, 53.60 ± 1.91 cm dan 54.68 ± 2.10 cm. Reproduksi pada kambing Kacang jantan sangat bagus dengan ukuran skrotum besar dan simetris, tingkat libido sex tinggi serta dewasa kelamin pada umur 7-8 bulan, sedangkan pada kambing betina dengan pertumbuhan ambing normal, estrus pertama pada umur 6-7 bulan, beranak pertama pada umur 10-13 bulan, interval kelahiran 210-240 hari. macam kelahiran kembar dua, ratio anak yang dilahirkan 2 : I yaitu lebih banyak jantan dan sifat keibuan yang baik. ldentitas lainya yaitu warna bulu campuran coklat belang putih (38 persen), jenggot dan surai (mane) hanya pada kambing jantan serta ukuran ekor kambing jantan 10.42 ± 1.62 cm dan betina dewasa 10.44 ± 2.04 cm dan anak kambing Kacang jantan 7.67 ± 1.34 cm dan betina 7.14 ± 0.68 cm.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN KINERJA BERAHI KAMBING KACANG DAN KAMBING NUBIAN YANG DIINDUKSI DENGAN PROSTAGLANDIN F2 ALFA (RAJA NURUL HUDA, 2017)
ISOLASI TRICOPHYTON SP PENYEBAB DERMATOFITOSIS PADA KAMBING KACANG (CAPRA AEGAGRUS HIRCUS) (Dinda Aulia Putri, 2021)
PERBANDINGAN KONSENTRASI PROGESTERON SELAMA SIKLUS BERAHI PADA KAMBING KACANG YANG DIINDUKSI PGF2? ATAU KOMBINASI PGF2? DAN GNRH (Fadli Fema Ramadhan Nasution, 2017)
EVALUASI PERTUMBUHAN TURUNAN KAMBING BOER - KACANG, PERANAKAN ETAWA DAN ETAWA - KACANG DALAMRNSISTEM PEMELIHARAAN INTENSIF (Meri Juliana, 2024)
IDENTIFIKASI CANDIDA SP. PADA RONGGA MULUT KAMBING KACANG (Masla Hatul Ammah, 2020)