PENGARUH INTERAKSI ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT, SISTEM PENGUKURAN KINERJA DAN SISTEM PENGHARGAAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL : STUDI EMPIRIS PADA LEMBAGA PERBANKAN DI KOTA LHOKSEUMAWE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH INTERAKSI ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT, SISTEM PENGUKURAN KINERJA DAN SISTEM PENGHARGAAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL : STUDI EMPIRIS PADA LEMBAGA PERBANKAN DI KOTA LHOKSEUMAWE


Pengarang

Mahdalena - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

003113114406

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penerapan total quality management adalah meningkatnya kemampuan karyawan dalam melaksanakan pekerjaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja, termasuk kinerja manajerial. Begitu juga dengan sistem pengukuran kinerja dan sistem penghargaan, kedua-duanya diharapkan dapat meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh total quality management, sistem pengukuran kinerja, dan terhadap kinerja manajerial lembaga perbankan di Kota Lhokseumawe. Responden penelitian adalah sebanyak 30 orang manajer tingkat menengah yang diambil dari 9 bank. Pengumpulan dilakukan dengan mengedarkan kuesioner yang harus diisi oleh responden. Kuesioner tersebut berisi penanyaan/pernyataan yang berhubungan dengan variabel-variabel penelitian. Pengukuran kinerja dalam penelitian ini memakai pendekatan kualitatif, sehingga diberikan skor I-5. selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda (multiple linier regression) Total quality management dan interaksinya dengan sistem pengukuran kinerya dan sistem penghargaan mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja manajerial. Hal ini dapat dihihat dani nilai koefisien regresi bi, b,, dan b massing-masing sebesar 0,580, 0,476, dan sebesar 0,022. Sebaiknya sistem pengukuran kineria dan sistem penghargaan justru berpengaruh negatif dengan nilai koefisien regresi masing-masing sebesar -0,516 dan ­ v0,340. Hubungan antara kelima variabel independen dengan kinerja manajerial tidak begitu erat, ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,628. Selanjutnya nilai koefisien determinasi (R') sebesar 0,408 dapat diartikan sebesar 40.8 persen kinerja manajerial dipengaruht oleh total quality management, sistem pengukuran kinerja, sistem penghargaan, dan interaksi total quality management dengan sistem pengukuran kinera dan sistem penghargaan Sisanya scbesar 59,2 persen (1-0,408) lagi dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai f hitung sebesar 3,301, lebih besar bila dibandingkan dengan nlai f tabel vpada tingkat keyakinan 95 persen yang menunjukkan angka sebesar 2,621 sehingga hipotesis Ha dapat diterima. Kesimpulan yang dapat diambl dalam penelitian ini adalah total quaity management, sistem pengukuran kinerja, sistem penghargaan dan interakst total quality management dengan kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap kinerja manajertal lembaga perbankan di Kota Lhokseumawe

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK