<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131277">
 <titleInfo>
  <title>PERAMALAN NILAI VARIABEL EKONOMI MAKRO DENGAN PERSAMAAN BEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nisrina Hana Nabilah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas   Matematika dan Ilmu Pengetahuan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ekonomi makro adalah ilmu yang mempelajari perilaku perekonomian secara keseluruhan, dengan Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai salah satu indikator utama yang mencerminkan kesejahteraan ekonomi suatu negara. Perhitungan PDB dapat dilakukan dengan pendekatan pengeluaran yang terdiri dari lima variabel utama yaitu, pendapatan nasional, konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, investasi, ekspor, dan impor. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan nilai variabel ekonomi makro dengan metode persamaan beda.  Namun, sebelum dibentuk ke persamaan beda diperlukan metode untuk mengestimasi parameter-parameter dalam persamaan variabel ekonomi makro tersebut. Oleh karena itu, metode Two Stage Least Square (2SLS) digunakan untuk mendapatkan persamaan yang memiliki nilai parameter. Hasil tersebut menunjukkan setiap persamaan variabel ekonomi makro telah memenuhi syarat uji identifikasi model dan uji siginifikan, yang mengindikasikan bahwa model tersebut dapat digunakan. Selanjutnya pada persamaan beda terbentuk persamaan beda klasifikasi orde dua, linier, dan nonhomogen dengan penyelesaian solusi umum berbentuk akar-akar karakteristik bilangan komplek. Analisis kestabilan model persamaan beda menunjukkan bahwa pendapatan nasional mencapai keadaan setimbang Y* sebesar 7,2 kuadriliun rupiah dan tetap stabil secara asimtotik. Berdasarkan hasil peramalan nilai variabel ekonomi makro dengan persamaan beda menunjukkan perubahan dalam asumsi konsumsi pemerintah memiliki dampak signifikan terhadap hasil peramalan. Dengan asumsi konsumsi pemerintah meningkat hasil peramalan menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan asumsi konstan, dengan pertumbuhan yang lebih signifikan pada sebagian besar variabel ekonomi makro. Hal tersebut menegaskan bahwa kebijakan fiskal yang proaktif dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131277</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-12 12:04:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-12 14:38:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>