<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131245">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN KUALITAS EFFLUEN TERHADAP PENGOLAHAN PALM OIL MILL EFFLUENT (POME) DENGAN METODE ELEKTROKOAGULASI (SALAH SATU STUDI KASUS PADA PABRIK KELAPA SAWIT KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Daudsyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Pengelolaan Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Provinsi Aceh memiliki banyak industri kelapa sawit, salah satunya berada di Kabupaten Aceh Barat. Aktivitas industri ini menghasilkan limbah cair yang dikenal sebagai Palm Oil Mill Effluent (POME) yang berdampak negatif pada kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi dampak tersebut dengan meningkatkan kualitas POME menggunakan metode elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi adalah metode pengolahan air limbah yang melibatkan energi listrik. Dalam penelitian ini, 1 liter POME telah diolah dengan waktu kontak 60 menit menggunakan elektroda aluminium dengan jarak antar elektroda 2 cm. Variasi tegangan listrik yang digunakan adalah 10 volt, 15 volt, 20 volt, dan 25 volt. Parameter yang diamati meliputi Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), dan pH selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penurunan BOD sebesar 51,20% pada tegangan 10 volt dan arus 0,92 A. Pada tegangan 15 volt dan arus 1,22 A, efisiensinya meningkat menjadi 52,09%, dan pada tegangan 20 volt dengan arus 2,10 A, efisiensinya mencapai 56,08%. Pada tegangan 25 volt dan arus 2,55 A, efisiensi mencapai 59,58%. Untuk parameter COD, peningkatan efisiensi tercatat sebesar 4,45%, 40,47%, dan 77,50% pada berbagai level tegangan. Sedangkan untuk parameter TSS, peningkatan efisiensi tercatat sebesar 61,72%, 63,54%, 65,71%, dan 68,27%. Nilai pH yang diamati pada tegangan dan arus yang sama adalah 5,1; 5,5; 5,9; dan 6,3. Biaya Operasi Total (TOB) untuk pengolahan limbah POME menggunakan metode elektrokoagulasi selama 60 menit pada tegangan 25 volt adalah 63,750 kWh/m³ untuk energi listrik dan 0,850 kWh/m³ untuk konsumsi material aluminium, dengan TOB keseluruhan sebesar Rp. 127.111.958 per meter kubik limbah yang dapat diolah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131245</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-12 10:58:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-12 11:08:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>