<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13123">
 <titleInfo>
  <title>EFEK LOKASI PENANAMAN TERHADAP KUALITAS GANDUM VARIETAS DEWATA DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IRMAN SYAHRONI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebutuhan gandum di Indonesia setiap tahun terus mengalami peningkatan dan selama ini dipenuhi dengan cara mengimpor. Indonesia sebagai negara tropis memiliki kesulitan dalam pengembangan budidaya gandum akibat terkendala dengan masalah Iklim. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh efek lokasi penanaman terhadap kualitas gandum Varietas Dewata di Indonesia. Penelitian ini dilakukan sesuai dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), lokasi penanaman sebagai faktor yang diteliti. Setiap analisis dilakukan dua kali ulangan. Lokasi penanaman yaitu di Jawa Tengah (A1), Jawa Barat (A2), Jawa Timur (A3), Sulawesi Selatan (A4) dan Bengkulu (A5). Hasil penelitian menunjukan bahwa lokasi penanaman berpengaruh sangat nyata (Fhit &gt; 0,01) terhadap kadar protein, kadar abu, kadar lemak, kadar pati, kadar gluten berat 1000 biji gandum, tidak berpengaruh nyata (Fhit &lt; 0,05) terhadap biji gandum dan berpengaruh nyata (0,05 &lt; Fhit ? 0.01) tehadap diameter biji gandum. Biji gandum dari Bengkulu lebih pendek dan memiliki diameter kecil serta berat 1000 biji yang paling rendah dibandingkan dengan gandum yang ditanam di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Gandum yang ditanam di Jawa Tengah kadar proteinnya lebih rendah dibandingkan dengan gandum yang ditanam di lokasi lainnya. Kadar abu yang paling rendah terdapat pada gandum yang di tanam di Bengkulu. Kadar lemak yang tertinggi terdapat pada gandum yang ditanam di Jawa Tengah dan yang terendah terdapat di Bengkulu. Kadar pati yang tertinggi terdapat pada gandum yang ditanam di Jawa Timur dan yang terendah  terdapat pada gandum yang ditanam di Bengkulu. Gandum yang ditanam di Jawa Timur kadar glutennya lebih rendah dibandingkan dengan gandum yang ditanam di lokasi lainnya. Pada uji karakteristik adonan dan karakteristik pasta pati gandum, gandum yang ditanam di Jawa Tengah lebih bagus hasilnya dibandingkan dengan lokasi lainnya.&#13;
&#13;
Kata kunci : Impor  gandum, Budidaya gandum dan Lokasi penanaman&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>WHEAT</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>13123</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-03-27 17:09:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-08 11:03:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>