PERJUANGAN TEUKU CHIK DI TUNONG, CUT MEUTIA DAN PANG NANGGROE DI ACEH 1899-1910 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERJUANGAN TEUKU CHIK DI TUNONG, CUT MEUTIA DAN PANG NANGGROE DI ACEH 1899-1910


Pengarang

Rahmawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0061120374

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2005

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Wilayah Keureutoe (Lhoksukon) merupakan salah satu wilayah uleebalang dengan jumlah penduduknya terbanyak, Di wilayah ini terdapat tiga pahlawan yang dikenal dengan tokoh tiga serangkai yaitu Teuku Chik Di Tunong. Cut Meutia dan Pang Nanggroe yang sangat gigih menentang Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan Teuku Chik Tunong, Cut Meutia dan Pang Nanggroe melakukan perjuangan di wilayah Keureutoe; bentuk perjuangan Teuku Chik Di Tunong. Cut Meutia dan Pang Naggroe di Aceh; dan pengaruh perjuangan Teuku Chik Di Tunong, Cut Meutia dan Panggroe terhadap kedudukan Belanda di Aceh. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode sejarah. Untuk mengkaji masalah dalam skripsi ini, penulis melakukan teknik pendekatan melalui Library Research (Penelitian Kepustakaan), yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan penelaahan sejumlah sumber tertulis terutama buku­ buku yang berkaitan dengan kajian skripsi ini. Kesimpulan yang dapat diambil dalam pernbahasan antara lain faktor yang menyebabkan Teuku Chik Di Tunong. Cut Meutia dan Pang Nanggroe melakukan perjuangan di wilayah Keureutoe karena wilayah tersebut merupakan wilayah uleebalang. Perjuangan Teuku Chik Di Tunong. Cut Meutia dan Pang Nanggroe adaJah peperangan secara bergerilya. Namun demikian ada juga peperangan frontal (berhadapan), namun hal ini jarang dilakukan karena pejuang muslimin tidak merniliki persenjataan modem (senapan) yang memadai. Pengaruh perjuangan Teuku Chik Di Tunong. Cul Meutia dan Pang Nanggroe terhadap kedu dukan Belanda di Aceh adalah bangkitnya semangat masyarakat wilayah Keureutoe untuk menentang Belanda.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK