<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131093">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN  PEMULIAAN, REPRODUKSI DAN PAKAN BERDASARKAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL RNDI KABUPATEN  ACEH TENGGARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TUAH JULFIQAR ANANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Perternakan merupakan sektor yang memiliki peluang yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai usaha di masa depan. Beternak kerbau sudah menjadi kebiasaan turun temurun bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat bermukim di pedesaan, karena ternak kerbau mudah dibudidayakan serta karakteristik ternak kerbau menyukai daerah yang tingkat kelembabannya tinggi. Ternak kerbau memiliki pontensi pengembangan cukup besar sebagai sumber penghasil daging, dan susu sehingga ternak kerbau digolongkan sebagai ternak triguna. Manajemen pemeliharaan ternak kerbau yang masih tradisional ditandai dengan rendahnya skala usaha dan penggunaan teknologi yang sederhana sehingga produktivitasnya rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana kajian pemuliaan, reproduksi dan pakan berdasarkan aspek teknis pemeliharaan kerbau lokal di Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal 29 Desember sampai 28 Januari di Kabupaten Aceh Tenggaara, terdiri dari 4 kecamatan. Lokasi penelitian ini meliputi 12 desa yaitu, 3 desa di Kecamatan Lawe Bulan (Simpang Empat, Kuta Galuh, dan Kuta Buluh Botong), 3 desa di Kecamatan Darul Hasanah (Gulo, Mamas, dan Pulo Piku), 3 desa di Kecamatan Lawe Alas (Ngkran, Paye Munje, dan Kute Batu) dan 3 desa di Kecamatan Badar (Kumbang Jaya, Kumbang Baru, dan Tanah Merah). Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap 36 peternak kerbau dengan menggunakan kuesioner, data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan langsung melalui survei dan wawancara dengan peternak, sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Tenggara. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu kajian pemuliaan, reproduksi dan pakan. Teknik pengambilan sampel secara acak dan penentuan jumlah sampel secara sengaja dengan pertimbangan peternak yang bersedia untuk diwawancara. Data yang didapat diolah dengan menghitung persentase skor kemudian dibandingkan dengan kategori yang ditetapkan Direktorat Jendral Peternakan tahun 2015.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kajian pemuliaan, reproduksi dan pakan adalah 38,33% diantaranya penerapan aspek teknis pemuliaan dan reproduksi 62,2%, aspek makanan 10,49%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan aspek teknis pemeliharaan kerbau di Kabupaten Aceh Tenggara belum sesuai dengan pedoman Direktorat Jendral Peternakan tahun 2015.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131093</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 22:12:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-11 09:55:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>