AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOLRNGETAH BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA L.) TERHADAP ENTEROCOCCUS FAECALIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOLRNGETAH BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA L.) TERHADAP ENTEROCOCCUS FAECALIS


Pengarang

Siti karina Dewi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101110004

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Enterococcus faecalis merupakan flora normal rongga mulut yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran akar dan resisten terhadap Ca(OH)2. Pada perawatan endodontik, medikamen saluran akar merupakan salah satu upaya untuk mengeliminasi bakteri dalam saluran akar. Biduri (Calotropis gigantea L.) adalah tanaman rumput liar yang getahnya memiliki senyawa-senyawa antibakteri seperti antrakuinon, flavonoid, saponin, dan tanin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol getah biduri (Calotropis gigantea L.) terhadap E. faecalis. Pada penelitian eksperimental laboratoris ini getah biduri (Calotropis gigantea L.) yang digunakan sebagai sampel diekstraksi dengan metode maserasi. Jumlah koloni bakteri pada uji aktivitas antibakteri ekstrak metanol getah biduri ini dihitung dengan menggunakan metode Standard Plate Count (SPC). Data hasil penelitian yang dianalisis dengan Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunanjumlah koloni E. faecalis setelah dipaparkan dengan ekstrak metanol getah biduri (Calotropis gigantean L.). Semakin tinggi konsentrasi ekstrak metanol getah biduri (Calotropis gigantea L.) yang diuji, semakin sedikit jumlah koloni E. faecalis yang tumbuh. Jumlah koloni terbanyak ditemukan pada konsentrasi 0,4 yaitu 11 x 10-6 CFU/mL dan yang paling sedikit pada konsentrasi 3,2% yaitu 0,7 x 10°6 CFU/mL. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol getah biduri (Calotropis gigantea L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. faecalis.

Kata Kunci : Enterococcus faecalis, medikamen saluran akar, getah biduri
(Calotropis gigantea L.)



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK