<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="131029">
 <titleInfo>
  <title>SABANG FAIR TEMA :</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR TEPI AIR (WATERFRONT)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Rezha Nanda Keumala</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
SABANG FAIR  Oleh  Cut Rezha Nanda Keumala  0604104010087  Sabang Fair merupakan suatu tempat wisata budaya yang berlangsung  selama satu bulan setiap satu tahun sekali di Sabang. Di dalamnya akan  diperkenalkan sedikit banyak tentang Sumber Daya Budaya Aceh dan Kesenian Aceh juga beberapa Kebudayaan Indonesia lainnya. Tempat ini ditujukan kepada  seluruh wisatawan asing dan nusantara yang datang ke Kota Sabang.  Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana  memanfaatkan  ruang-ruang di area  Sabang Fair yang bersifat sementara sehingga menjadi ruang yang dapat  digunakan sepanjang waktu.  Lokasi perancangan Sabang Fair terletak di kawasan Kota Bawah Barat, Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Sabang. Tujuan  utama dari perancangan ini adalah menciptakan suatu lingkungan binaan sebagai  event  Kebudayaan dan Kesenian Aceh dimana area tepi pantai di sekitar kawasan Sabang Fair juga dimanfaatkan sebagai kawasan  fasilitas untuk mengadakan  rekreasi tepi air (waterfront).  Proses perancangan ini diawali dengan pendekatan studi lapangan dengan melihat kondisi fisik dari lokasi perancangan , studi literatur dan studi banding dari berbagai sumber mengenai objek sejenis yang berhubungan dengan Sabang Fair.  Tahap selanjutnya yaitu mengidentifikasi masalah yang timbul dalam perancangan dengan pertimbangan kondisi tapak, peraturan pemerintah setempat dan kriteria perancangan . Permasalahan tersebut di analisis serta ditemukan pemecahannya yang selanjutnya dijadikan konsep dalam merancang Sabang Fair  dengan tema simbolisme dan waterfront.  Hasil laporan berupa suatu konsep perancangan dan hasil rancangan sebagai pedoman dalam perencanaan bangunan Sabang Fair. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>131029</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 15:24:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 15:24:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>