KAJIAN HARGA SATUAN BANGUNAN GEDUNG TIDAK SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN VARIABEL HARGA MATERIAL UTAMA DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN HARGA SATUAN BANGUNAN GEDUNG TIDAK SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN VARIABEL HARGA MATERIAL UTAMA DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Cut Zahratul Idami - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Dalam penyelenggaraan proyek konstruksi, faktor biaya merupakan bahan pertimbangan utama, sehingga diperlukan penentuan proporsi biaya yang tepat dan efisien. Salah satunya biaya material, yang mencalcup 40- 60% bahkan lebih, dari total biaya proyek yang dikeluarkan. Perhitungan biaya material sangat penting diperhatikan dalam menghitung biaya proyek karena akan berpengaruh terbadap harga satuan bangunan. Dalam menganggarkan biaya konstruksi bangunan gedung nilai estimasi tidak boleh melebihi dari harga satuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Sehingga diperlukan sebuah acuan berupa standar harga satuan tertinggi per meter luas bangunan gedung yang berlaku di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sebuah model harga satuan bangunan gedung sekaligus mengkaji pengaruh harga material utama. Materi al utama yang digunakan adalah kayu, semen portland, besi beton, batu bata, pasir pasang, kerikil, pasir beton, paku, batu gunung, dan kawat beton. Data yang digunakan pada penelitian ini adal ah data sekunder sebanyak 20 dokumen kontrak bangunan gedung tidak sederhana di Kota Banda Aceh tahun 2006 sampai dengan tahun 2009, yang setiap tahunnya diambil 5 dokumen kontrak. Dari dokumen kontrak tersebut, yang diambil adalah nilai kontrak, bill of quantity, harga satuan, harga bahan (material), dan gambar bestek (site plan, denah, dan tampak) . Model harga satuan dilakukan dengan metode analisa regresi linier berganda. Model harga satuan yang dihasilkan adalah Y =- 1.046.824,163 + 0,214 X,+ 35,848 X, - 37,856X, - 1.477,089 X, + 15,590X, - 19,451 , + 32,636X- 348,677 X%, + 17,808 X,+ 174,788 Xa dengan R' sebesar 90,2 % dan tingkat validasi yang direkomendas ikan < 15%, sehingga model harga satuan tersebut dapal direk omendasikan untuk memprediksi harga satuan di tahun yang alcan datang. Prediksi harga material untuk tahun 2010 sampai dengan tahun 2012 diperoleh dengan menggunakan indeks, dan dari serangkaian biaya pad a tahun sebelumnya . Dari nilai material yang diperoleh, disubstitusikan ke persamaan model, sehingga diperoleh prediksi harga satuan bangunan untuk tahun 2010 sampai dengan tahun 2012 yaitu Rp 5.868.480,00/m, Rp 6.58l.880,00/m 2 dan Rp 7.295.280,00/m.

Kata Kunci: Harga Satuan Bangunan Gedung, Harga Material, Model

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK