<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13099">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI ALINYEMEN HORIZONTAL PADA TIKUNGAN PAGAR AIR RUAS JALAN BANDA ACEH – MEDAN KM 6,5</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mursal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecelakaan yang terjadi di jalan raya tidak hanya disebabkan oleh  kondisi   kendaraanmaupun pengemudi, namun disebabkan pula oleh banyak  faktor  diantaranya   kondisialam (cuaca), desain ruas  jalan  (alinyemen vertikal dan  horizontal),   jarak    pandangpengemudi, kerusakan perkerasan, dan kelengkapan rambu. Jalan Banda Aceh – Medan Gampong Pante Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar merupakan suatu ruas jalan dengan kecepatan yang tinggi. Jalan ini memiliki satu tikungan tajam tepatnya di KM 6,5. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Poltabes Kota Banda Aceh ada sekitar 60 kasus kecelakaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah alinyemen horizontal pada tikungan ruas jalan Banda Aceh-Medan KM 6,5 telah memenuhi standar persyaratan dan sesuai dengan peraturan geometrik jalan yang telah diatur oleh Pemerintah. Ruang lingkup penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk tikungan berdasarkan jari-jari tikungan dan superelevasi tikungan pada kondisi saat ini. Data primer yang diambil adalah data beda tinggi jalan menggunakan theodolit dan meteran sebagai alat ukur. Data sekunder merupakan data kecelakaan dan kecepatan rencana yang berasal dari PT. Arnas Putra Utama yaitu sebesar 70 km/jam. Hasil survei lapangan berupa koordinat dan beda tinggi kemudian diubah ke dalam bentuk gambar berdasarkan hasil perhitungan. Untuk mengetahui bentuk tikungan, dilakukan uji coba perencanaan terhadap 3 tipe tikungan yaitu full circle, spiral-circle-spiral, dan spiral-spiral. Dari hasil perencanaan tikungan diketahui tikungan masuk kategori spiral-spiral karena perencanaan menggunakan metode full circle dan spiral-circle-spiral tidak memenuhi. Untuk desain tikungan yang tajam, diambil superelavasi sebesar 9.9% untuk memenuhi kebutuhan tikungan spiral-spiral. Untuk mengurangi tingkat kecelakaan dan memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan saat melintas, Dinas Bina Marga perlu mengevaluasi kembali perencanaan yang telah dibuat agar sesuai dengan standar perencanaan.&#13;
&#13;
Kata kunci : Geometrik Jalan, kecepatan, jari-jari tikungan&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>TRANSPORTATION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS-ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>13099</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-03-26 23:41:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-16 15:22:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>