VLABILITAS BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) BERDASARKAN PENGATURAN KONDISI AIR PADA MEDIA KECAMBAH DANRNKEDALAMAN TANAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

VLABILITAS BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) BERDASARKAN PENGATURAN KONDISI AIR PADA MEDIA KECAMBAH DANRNKEDALAMAN TANAM


Pengarang

Nur Zahara - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0105101010052

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

NUR ZAHARA "Viabilitas Benih Kakao (Theobroma cacao L.) Berdasarkan Pengaturan Kondisi Air pada Media Kecambah dan Kedalaman Tanam". Di bawah bimbingan Agam Ihsan Hereri sebagai pembimbing utama dan Erida
Nurahmi sebagal pembimbing anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi air pada media kecambah dan kedalaman tanam terhadap viabilitas benih dan vigor bibit tanaman kakao. Selain in juga ingin diketahui ada tidaknya interaksi dari kedua perlakuan tersebut terhadap vigor bibit.
Penelitian ini dilaksanckan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih serta laboratorium Fisika Tanah, Fakultas Pertanian, Uriversitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh dari tanggal 8 Maret sampai dengan 28 April 2009.
Bahan yang digunakan adalah benih kakao yang berasal dari buah kakao jenis Forastero yang diperoleh dari Kemukiman Saree, pasir sungai, air sumur dan dan abu sekam. Sedangkan alat-alat yang digunakan adalah: pisau baskom plastilky gelas ukur, cawan Petridish, Oven, timbangan kasar, Preuseur plate apparatus, timbangan Analitik, Hand sprqyer, penggaris, kertas label dan alat tulis menulis.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah kondisi air media kecambah terdiri dari tiga taraf, yaitu : 80 0/o, 100 % dan 120 % dari kapasitas lapang dan faktor kedalaman tanam terdiri dari tiga taraf yaitu: 2, 4 dan 6 cm. Dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 27 satuan percobaan.
Peubah yang diamati adalah viabilitas benih meliputi potensi tumbuh, daya berkecanbah benih dan vigor bibit. Vigor bibit yang diamati meliputi tinggi epikotil, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi air media kecambah berpengaruh tidak nyata terhadap potensi timbul, daya berkecambal, vigor kecambah, tinggi epikotil, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering. Kondisi air media kecambah yang lebih baik dijumpai pada 80 % dari kapasitas lapang.
Kedalaman tanam berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh dan daya berkecambah, berpengaruh nyata terhadap vigor kecambah dan berat berangkasan kering, namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi apikotil dan berat berangkasan basah. Kedalaman tanam yang baik diperoleh pada perlakuan kedalaman tanam 4 cm.
Terdapat interaksi yang tidak nyata antara kondisi air media kecambah dengan kedalaman tanan terhadap semua peubah viabilitas benih dan vigor bibit kakao yang diamati.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK