Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH JENIS DAN WAKTU PEMBERIAN PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT (ELAIS QUINEENSIS JAGG)
Pengarang
Rohani Amir - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9951111508
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ROHANI AMIR. "Pengaruh Jenis Dan Waktu Pemberian Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elais quineensis JAGg)" (dibawah bimbingan lr. Fuadi Harun, M.S. sebagai ketua dan Ir. Hj. Hasinah HAR
sebagai anggota).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan waktu pemberian pupuk Nitrogen yang tepat terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit, serta untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh dengan ketinggian tempat 0,8 meter dari pemukaan taut, yang dilaksanakan dari tanggal 30 Juni sampai dengan 30 Agustus 2004.
Kecambah yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis Tenera yang berumur dua minggu sebanyak 54 kecambah yang diperoleh dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. Tanah yang digunakan adalah jenis Entisol dari lapisan atas (top soil) diperoleh dari Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Pupuk yang digunakan adalah Urea (46% N) dan ZA (21% N).
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 2 dengan tiga kali ulangan dan ada dua faktor yang diteliti yaitu jenis pupuk Nitrogen (N) yang terdiri dari dua taraf yaitu Urea (Ni) dan ZA (N2) dan waktu pemberian pupuk Nitrogen yang terdiri dari 3 taraf yaitu 7 hari sekali, 14 hari sekali dan 21 hari sekali, sehingga terdapat 6 kombinasi perlakuan dengan 18 satuan percobaan.
Peubah pertambahan yang diamati adalah tinggi .Dibit, diameter pangkal batang, dan luas daun masing- masing pada umur 30, 60 dan 90 hari setelah tanam serta panjang akar, berat basah dan kering berangkasan yang diamati pada umur 90 hari setelah tanam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pemberian pupuk nitrogen berpengaruh nyata terhadap diameter pangkal batang umur 30 hari setelah tanam akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi bibit umur 30,60 dan 90 hari setelah tanam, diameter pangkal batang umur 60 dan 90 hari setelah tanam, 1uas daun umur 30, 60 dan 90 hari setelah tanam, panjang akar ,berat basah dan kering berangkasan umur 90 hari setelah tanam. Pertumbuhan bibit yang terbaik dijumpai pada waktu pemberian pupuk 21 hari setelah tanam.
Terdapat interaksi yang nyata antara jenis dan waktu pemberian pupuk Nitrogen pada tinggi bibit umur 60 hari setelah .tanam, diameter pangkal batang umur 30 hari setelah tanam, luas daun umur 90 hari setelah tanam. Pertumbuhan bibit kelapa sawit yang terbaik dijumpai pada pupuk ZA pada waktu pemberian pupuk 7 hari sekali.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGGUNAAN GUANO DAN PUPUK NPK-MUTIARA TERHADAP KUALITAS MEDIA PEMBIBITAN RNSUBSOIL DAN PERTUMBUHAN BIBIT RNKELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) (Mukhtaruddin, 2014)
RESPONS BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN PUPUK NPK MUTIARA (Muslisah Rahmad, 2024)
PENGHILANGAN WARNA LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN ARANG AKTIF CANGKANG SAWIT (ELAIES GUINEENSIS JACQ.) (Janwar, 2024)
PENGHILANGAN WARNA LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN ARANG AKTIF CANGKANG SAWITRN(ELAIES GUINEENSIS JACQ.) (Kiki Ferlita, 2024)
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA INDIGENOUS DAN PUPUK ROCK PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) DI MAIN NURSERY PADA HISTOSOL (MUHAMMAD IQBAL, 2016)