<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130895">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INOKULASL RHLZOBIUM DAN DOSLS PUPUK KALLUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maksal Mena</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Maksal Mena.&quot;  Pengaruh  Rhizobium  Rhizobium  dan  Dosis  Pupuk  Kalium  terhadap  Pertumbuhan  dan  Hasil  Tanaman  kacang  Tanah  (Atachis hypogaea L.)&quot;di  bawah bimbingan Hj. Syammiah sebagai ketua dan Nurhayati sebagai anggota.&#13;
               Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inokulasi Rhizobium dan dosis pupuk kalium terhadap pertumbulan dan hasil tanaman kacang tanah, serta interdasi antara kedua faktor tersebut.&#13;
               Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Kebun  Percobaan,  Fakultas  Pertanian universitas  Syiah Kuala. Penelitian ini  dilaksanahan pada tanggal 14 April 2009 sampai dengan 14 Juli 2009.&#13;
               Penelitian ini menggunakn Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial   2 x 4  dengan 3 ulangan yang terdiri atas dua faktor yaitu  inokulasi Rhizobium dan dosis pupuk Kalium (K). Faktor pertama adalah inookulasi yaitu: L = Tanpa lnokulasi, Ii = dengan lnokulasi.  Sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk kalium yaitu Faktor dosis pupuk Kalium ada 4&#13;
taraf yaitu: 20 Kg Kcl/ha, 40 Kg Kcl/ha, 60 Kg Kcl/ty 80 Kg Kcl/ha.&#13;
               Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman umur 15, 30, 45 hal setelah tanam, persentase polong bernas per rumoun, berat basah berangkasan,berat kering berangkasan, berat polong kering per rumpun,dan jumlah bintil akar per rumpun.&#13;
               Bendasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi berpengaruh sangat nyata terhadap peubah tinggi tanamam  umur 45 hari setelah tanam (HST) dan berpengaruh  nyata  terhadap  persentase polong bernas per rumpun tetapi  berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi  tanaman umur 15 HST, tinggi tanaman umur 30 HST, berat basah berangkasan, berat kering berangkasan, berat polong kering per rumpun dan jumlah bintil akar per rumpun.&#13;
               Sedangkan pada perlakuan dosis pupuk Kalium berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 HST, berat basah berangkasan, berat kering berangkasan. persentase polong bernas per rumpun,berat polong kering per rumpun, dan jumlah bintil akar per rumpun.&#13;
              Terdapat interaksi yang nyata antara inokulasi rhizobium dengan dosis peubah tinggi tanaman umur 45 HST, namun pada peubah lainnya tidak terdapat interaksi yang nyata.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130895</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 09:58:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 09:58:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>