<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130829">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI NELAYAN ACEH JAYA TERKAIT KONSERVASI JENIS HIU MARTIL (SPHYRNA LEWINI) DAN PARI KEKEH (RHYNCHOBATUS AUSTRALIAE) DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH TAMAN PESISIR, ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aina Izmi Aulia Nst</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Status konservasi merupakan indikator yang digunakan untuk menunjukkan tingkat&#13;
keterancaman suatu makhluk hidup. Penetapan status konservasi ini bertujuan untuk&#13;
memberikan perlindungan dan kelestarian terhadap makhluk hidup. Status konservasi&#13;
pada hiu martil (Sphyrna lewini) dan pari kekeh (Rhynchobatus australiae) saat ini&#13;
yaitu critical endangered/krisis kepunahan. Banyaknya anakan hiu martil (Sphyrna&#13;
lewini) dan pari kekeh (Rhynchobatus australiae) yang tertangkap oleh nelayan&#13;
jaring insang sebagai tangkapan sampingan (by catch) serta minimnya pengetahuan&#13;
nelayan terhadap perlindungan dan status konservasi anakan hiu martil dan pari&#13;
kekeh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi nelayan jaring insang&#13;
terkait status konservasi hiu martil dan pari kekeh pada saat pelepasan dan&#13;
penangkapannya di Kawasan Konservasi Perairan Daerah Taman Pesisir (KKPD&#13;
TP). Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli yang bertempat di tiga penelitian&#13;
(Lhok Patek, Lhok Keluang Daya dan Lhok Rigaih) Aceh Jaya dengan menggunakan&#13;
37 orang responden ( Lhok Patek 13 orang responde, Lhok Keluang Daya 13 orang&#13;
responden dan Lhok Rigah 11 orang responden). Metode yang digunakan pada&#13;
penelitian ini adalah metode survei dan wawancara dengan menggunakan kuesioner&#13;
dengan analisis deskriptif. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan&#13;
sensus. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan skala likert. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa pada bagian konservasi terhadap hiu martil dan pari&#13;
kekeh memiliki skor 86% dengan interpretasi “sangat baik”, pada penangkapan hiu&#13;
martil dan pari kekeh memiliki skor 52% dengan interpretasi “cukup” dan pelepasan&#13;
kedua spesies tersebut memiliki skor 79% dengan interpretasi “baik”.&#13;
&#13;
Kata Kunci: status konservasi, Aceh Jaya, penangkapan, pelepasan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130829</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 15:50:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 08:50:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>