<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130811">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS TINGKAT KERAWANAN LONGSOR DI KECAMATAN SUNGAI MAS DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH BARAT, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Melli Amanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Geologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses geologi memiliki peran penting dalam pembentukkan dan evolusi lanskap yang rentan terhadap bencana seperti tanah longsor. Longsor merupakan suatu bencana yang sering terjadi di Indonesia dengan didukung dengan keadaan geografif Indonesia yang dapat meningkatkan potentensi terjadinya bencana tersebut. Dalam analisis tingkat kerawanan tanah longsor pemetaan geologi merupakan salah satu penetapan dalam mengidentifikasi faktor/parameter yang menjadi penyebab terjadinya tanah longsor seperti kemiringan lereng, kondisi tanah dan juga kondisi batuan pada daerah penelitian. Oleh karena itu pemetaan geologi dan analisisi tingkat kerawanan tanah longsor memiliki keterkaitan yang erat dalam menentukan zonasi tingkat kerawanan longsor di suatu daerah. Daerah penelitian berada di kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh dengan luasan area 5 × 5 km^2. Berdasarkan Peta Regional Lembar Takengon (Cameron Dkk,1981) lokasi penelitian terdiri dari Formasi Gunung Api Calang (Tmvc), Gugus Retas Basalt (Qpds), Formasi Tutut (QTt), dan Satuan Endapan Aluvium (Qh). Dilakukannya pemetaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi pada daerah penelitian dengan melakukan pemetaan geologi secara langsung kelapangan, seta mengetahui zonasi tingkat kerawanan tanah longsor dengan menggunakan metode overlay dan scoring yang berbasis SIG berupa ArcGIS. Adapun parameter yang digunakan dalam penentuan zonasi kerawanan tanah longsor menggunakan parameter dari Permen PU/No.22/PTR/M/2007 berupa kemiringan lereng, kondisi tanah,batuan penyusun lereng, curah hujan, tata air lereng, kegempaan dan vegetasi. Hasil yang diperoleh dari pada daerah penelitian terdiri dari dua satuan bentang alam yaitu satuan bentang alam denudasional (D) dan satuan bentang alam fluvial (F). satuan yang terdapat pada daerah penelitian terdiri dari satuan vitric tuff dan lithic tuff (Tmvc), satuan basalt (Qpds), satuan batupasir (QTt) dan satuan dapan aluvium (Qh). Terdapat tiga tingkat kerawanan tanah longsor pada lokasi penelitian yang terbagi kedalam tiga kelas kerawanan yaitu tingkat kerawanan tinggi dengan indeks bahaya 2,40 – 3,00 yang memiliki luasan 14,31 ha atau 1%, zonasi tingkat sedang dengan kelas indeks bahaya 1,70 – 2,39 yang memiliki luasan daerah 1370,43 ha atau 57%, dan zona tinggkat rendah dengan kelas indeks 1,00 – 1,69 yang memiliki luasan 2827,99 atau 42%.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pemetaan Geologi, Skoring, Overlay, Pembobotan Parameter, Tingkat Kerawanan Longsor. &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130811</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 15:00:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 15:29:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>