PENGARUH KONSENTRASI CAIR FLORATONIK DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAIRN(GLYCINE MAX (L) MERRILL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KONSENTRASI CAIR FLORATONIK DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAIRN(GLYCINE MAX (L) MERRILL)


Pengarang

Irzal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705101030032

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

IRZAL. "Pengaruh Konsentrasi Pupuk Cair Floratonjk Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Pada Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merrill)" (di bawah bimbingan Fuadi Harun, sebagai ketua dan Cut Nun lchsan sebagai anggota).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk Floratonik dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakutas Pertanian Uriversitas Syiah Kuala yang berlangsung dari bulan Januari sampai April 2007.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Perlakuan yang diteliti adalah konsentrasi pupuk 3 tanf yaitu: K1= 4 cc/Iiter air, K2= 5 cc/Iiter air, K3= 6 cc/liter air serta varietas terdiri dari VI= Lokal, V2= Willis dan V3= Kipas putih. Setiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga keseluruhan terdapat sebanyak 27 petakan percobaan.
Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai yang meliputi : tinggi tanaman, jumlah cabang produtif, keliling kanopi drum, jumlah polong perumpun, jumlah polong hampa perumpun dan berat l00 biji kering dari 10 rumpun sampel.
Hasil penditian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk floratonik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 40 hari setelah tanam. Varietas berpengaruh nyata pada jumlah cabang produktif 40 hari setelah tanam dan varietas berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman umur 20 hari setelah tanam, 40 hari setelah tanam dan 60 hari setelah
tanam. Keliling kanopi 60 hari setelah tanam. Jumlah polong perumpun, Jumlah polong hampa, dan berat 100 biji kering. Sedangkan interaksi terjadi pada rota-rata jumlah polong tanpa dan rata-rata benat 100 biji kacng kedelai.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK