PENGARUH JENIS ORGANIK DAN UMUR BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HAIL TANAMAN ROSELLA ( HIBISCUS SABDARIFFA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JENIS ORGANIK DAN UMUR BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HAIL TANAMAN ROSELLA ( HIBISCUS SABDARIFFA L.)


Pengarang

Fitri Yunita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505101010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fitri Yunifa "Pengaruh Jenis Pupuk Onganik dan Umur Bibit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) " di bawah bimbingan Nurhayati sebagai pembimbing utama dan Marai Rahmawati sebagai pembimbing anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pupuk organik dan umur bibit yang tepat serta interaksi antara kedun faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman rosella.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Banda Aceh, yang dimulal dari bulan Agustus 2009 sampai dengan Januari 2010.
Bahan dan alat yang digunakan adalah benih rosella varietas sabdariffa, pupuk kandang, pupuk kompos, biopestisida, polyhag, cangkoul, garu, gembor, meteran, jangha sorong, timbangan analitik papan nana, gunting dan alat tulis menulis.
Penelitian ini menggunahan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah jenis pupuk organik yang terdiri atas 2 tarot yaitu pupuk kandang dan pupuk kompos, dan umur bibit yang terdiri atas 3 taraf yaitu umur bibit 5 minggu, 4 minggu dan 3 minggu setelah semai.
Peubal yang diamati meliputi pertambahan tinggi per tanaman, diameter batang per tanaman; jumlah cabang per tanaman, jumlah kelopak bunga, berat segar kelopak bunga, berat kelopak bunga tanpa biji dan berat kering kelopak
bunga per tanaman selama 5 kali panen.
Jenis pupuk organik berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi per tanaman umur 30, 45 dan 60 HST, diameter batang per tanaman umur 30, 45 dan 60 HST, jumlah cabang per tanaman umur 45 dan 60 HST, jumlah
kelopak bunga, berat segar kelopck bunga, berat kelopck bunga tanpa biji dan berat kering kelopak bunga per tanaman selama 5 kali panen naniun belpengaruh tidak nyata terhadap jumlah cabang per tanaman umur 30 HST. Pertumbuhan dan
hasil tanaman rosella terbaik dijumpai peda pupuk kandang.
Umur bibit berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi per tanaman umur 30, 45 dan 60 HST, diameter batang per tanaman umur 30, 45 dan 60 HST, jumlah cabang per tanaman umur 45 dan 60 HST, berat segar kelopak bunga, berat kelopak bunga tanpa biji, berat kering kelopak bunga per tanaman selama 5 kali panen dan berpengaruh nyata terhadap jumlah kelopak bunga per tanaman selama 5 kali panen, naniun berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah cabang per tanaman umur 30 HST. Pertumbuhan dan hasil tanaman rosella terbaik dijumpai pada umur bibit 4 minggu setelah semai.
Terdapat interdsi yang tidak nyata antara perlakuan jenis pupuk organik dengan umur bibit terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman rosella yang diamati. IIal ini menunjukkan bahwa perbedaan umur bibit tanaman rosella tidak berbeda reaponsnya pada perubahan jenis pupuk onganik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK