Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KELAYAKAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN SAWIT DI KECAMATAN SAMPOINIET KABUPATEN ACEH JAYA
Pengarang
Yudi Hasrizal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0205101020039
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kesesuaian lahan dan kelayakan ekonomi lahan untuk pengembangan tanaman kelapa sawit di Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya dan dilaksanakan di Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya mulai bulan Agustus 2008 sampai Agustus 2009.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik survai yang dilakukan berdasarkan pengamatan lapangan, pengambilan sampel tanah mengacu pada satuan peta lahan (SPL) yang memiliki kriteria kelerengan, jenis tanah dan penggunaan lahan dengan metumpang tindihkan (overlay) peta tersebut menjadi satuan peta lahan (SPL).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 10 satuan peta lahan (SPL). Satuan peta lahan yang tergolong kedalam sesuai (S2) untuk tanaman kelapa sawit di Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya terdapat pada satuan peta lahan (SPL) 2, 7, 8, 9 dan 10 dengan kelas lereng 0- 15 %. Pak.tor pembatas yang terdapat pada SPL tersebut adalah ketersediaan air (curah hujan dan lama buJan kering), media perakaran ( tekstur), dan bahaya erosi (lereng). Kesesuaian lahan kelapa sawit yang masuk kedalam S2 seluas 26.808 ha atau 30, 07 %. Laban yang sesuai kedalam sesuai marginal (S3) adalah terdapat pada satuan peta lahan 5 (SPL 5) dengan terdapat faktor pembatas bahaya erosi (lereng) dan kelerengan 15
- 25 %. Kesesuaian lahan aktual kelapa sawit yang termasuk kedalam S3 adalah seluas 9.864 ha atau sekitar 11, 06 % dari luas lokasi penelitian. Laban secara aktua1 untuk tanaman kelapa sawit tidak sesuai dikarenakan faktor pembatas yang sangat berat yaitu bahaya erosi dengan kelerengan > 40 %. Kelas N ini terdapat pada SPL 1, 3, 4 dan 6 dengan luas 52.494 ha atau 58, 87 % dari luas areal penelitian.
Satuan lahan yang masih sesuai dan layak untuk dikembangkan tanaman kelapa sawit di Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya dengan pembatas
ketersediaan air (curah hujan dan lam a bulan kering), media perakaran (tekstur )
dan bahaya erosi (lereng) masuk kedalam kelas S2 - S3 seluas 36.672 ha atau
41,13 % dari luas areal. Kelas kesesuaian lahan aktual dengan kelas S2 dapat ditingkatkan kelas setingkat lebih tinggi dengan cara pemberian input teknologi dengan cara pembuatan teras, pengapuran, dan pemupukan. Kelas kesesuaian lahan dengan kelas S3 dapat ditingkatkan kelas kesesuaian menjadi S2 dengan pemberian input teknologi. Input yang diberikan berupa pembuatan teras sehingga pembatas-pembatas yang tersedia dapat diminimalkan.
Data produksi dari tanaman kelapa sawit menunjukkan nilai NBCR =1,92 berarti setiap 1 satuan akan menghasilkan nilai produksi sebesar 1,92 kali lipat per hektamya, NPV = 24.577.908,- IRR =9,13 % dan BEP terjadi pada tahun ke 13.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI PENGEMBANGAN PENGOLAHAN IKAN ASIN DI DESA PATEK KECAMATAN SAMPOINIET KABUPATEN ACEH JAYA (Khori Suci Maifianti, 2021)
STUDI KELAYAKAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN KARET (HEVEA BRASILIENSIS MUELL AGR) DI KECAMATAN SAMPOINIET KABUPATEN ACEH JAYA (Rahmat Ramadhan, 2024)
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN SAMPOINIET KABUPATEN ACEH JAYA (Zahara Wahyuni, 2019)
ANALISIS KESESUAIAN DAN KETERSEDIAAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA DENGAN MENGGUNAKAN SIG (SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS) (Sri Turianti, 2024)
EVALUASI KEKSESUAIAN LAHAN PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINENSIS JACQ.) DI AFDELING IX PTPN I KECAMATAN COT GIREK KABUPATEN ACEH UTARA (mukhtamar, 2016)