<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130765">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI MORFOLOGI DAN MOLEKULER CACING TREMATODA FAMILI PARAMPHISTOMATIDAE YANG DITEMUKAN PADA RUMEN SAPI DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Parasit Paramphistomatidae adalah parasit rumen pada hewan ruminansia dengan prevalensi tinggi di daerah tropis dan subtropis, yang distribusinya diperluas oleh perubahan iklim. Penyakit yang disebabkannya yaitu paramphistomiasis dapat merusak jaringan, mengganggu kesehatan ternak, menurunkan nilai jual ternak dan menyebabkan kerugian ekonomi signifikan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi molekuler cacing paramphistomatidae pada rumen sapi aceh untuk mengetahui morfologi dan data sekuen molekul DNA-nya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 cacing paramphistomatidae yang terdapat di 5 rumen sapi aceh. Pemeriksaan morfologi dilakukan dengan pengamatan mikroskop dan menghitung tiga parameter yaitu panjang badan, lebar badan dan pengukuran berat cacing. Tahapan penelitian molekuler meliputi ekstraksi DNA, amplifikasi, sekuensing, dan analisis bioinformatika serta konstruksi filogenetik. Polymerase Chain Reaction (PCR) menggunakan primer ITS 1 untuk identifikasi molekuler. Hasil sekuen nukleotida diolah lebih lanjut menggunakan software MEGA dan BLAST. Hasil penelitian morfologi didapati hasil cacing berbentuk seperti buah pir dengan ujung anterior meruncing dan posterior melebar,dan berwarna merah muda dengan panjang rata-rata 22,71 mm dan lebar rata-rata 7,42 mm,sedangkan berdasarkan hasil analisis identifikasi molekuler menunjukkan cacing Paramphistomum sp. teramplifikasi pada pita target ~550 pb. Berdasarkan hasil BLAST Paramphistomum sp. asal Aceh memiliki kemiripan spesies sebesar 98% dengan China dan analisis konstruksi pohon filogenetik menunjukkan bahwa Paramphistomum sp. asal Aceh memiliki kekerabatan terdekat dengan Paramphistomum cervi. yang dilaporkan dari Egypt (MH558675). Sehingga disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil mengidentifikasi Paramphistomum sp. pada sapi aceh berdasarkan analisis morfologi dan molekuler serta dapat diidentifikasi spesies Paramphistomum sp. asal Aceh melalui kemiripan dengan P.cervi . &#13;
Kata kunci: ITS1, Paramphistomatidae, polymerase chain reaction, sapi aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130765</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 12:16:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 14:21:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>