ANALISIS KESEHATAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (STUDI DESKRIPTIF PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO DI KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KESEHATAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (STUDI DESKRIPTIF PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO DI KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Novera Desita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0501103010155

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

657

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini merupakan studi deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan diskripsi tentang kesehatan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) berbadan hukum koperasi yang menjadi binaan Badan Rehabilitasi dan Rekonstuksi (BRR) tahun 2005 di kota Banda Aceh. Periode penelitian berada pada tahun 2009 dengan mengamati laporan keuangan LKM tahun 2006, 2007, dan 2008. Pedoman penilaian kesehatan yang digunakan, dirumuskan oleh Menteri Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia yang dituangkan melalui Keputusan Menteri No.
194/KEP/M/IX/1998 untuk penilaian kesehatan koperasi berpola konvensional dan
Peraturan Menteri No. 35.3/Per/M.KUKM/X/2007 untuk penilaian kesehatan koperasi berpola syariah. Di dalam penilaian kesehatan koperasi berpola konvensional, terdapat 5 (lima) aspek penilaian, yaitu pemodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, rentabilitas, dan likuiditas. Di sisi lain penilaian kesehatan koperasi berpola syariah terdiri dari aspek 8 (delapan) aspek penilaian, yaitu permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efesiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan serta jati diri koperasi, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah.
Hasil perhitungan (skor) dari setiap aspek penilaian akan digolongkan dalam 4 (empat) kategori predikat kesehatan, yaitu SEHAT, KURANG SEHAT, CUKUP
SEHAT, dan TIDAK SEHAT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak satu pun koperasi yang menjadi binaan BRR pada tahun 2005 di kota Banda Aceh berada pada kondisi dengan predikat SEHAT. Pencapaian mereka hanya pada predikat CUKUP SEHAT dan KURANG SEHAT.

Kata kunci: Kesehatan LKM Konvensional, Kesehatan LKM Syariah











Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK