PENGGUNAAN RASIO KEUANGAN DALAM MENGIDENTIFIKASI KECURANGAN PELAPORAN KEUANGAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN RASIO KEUANGAN DALAM MENGIDENTIFIKASI KECURANGAN PELAPORAN KEUANGAN


Pengarang

Early Damayanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0011323823

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kecurangan pelaporan keuangan merupakan suatu kegiatan negatif yang dilakukan banyak perusahaan dan dilakukan oleh pengusaha/tiap level manajemen untuk memperoleh keuntungan illegal yang terjadi di negara-negara berkembang terutama Indonesia. Penelitian ini menguji pengunaan rasio keuangan dalam mengidentifikasi kecurangan pelaporan keuangan. Pengujian dilakukan dengan mengunakan sampel yang terdiri dari 203 perusahaan yang melakukan kecurangan pelaporan keuangan dan 203 perusahaan yang tidak melakukan kecurangan pelaporan keuangan yang terdaftar di bursa efek.

Penelitian ini sudah pemah dilakukan oleh Obeua S. Person ( 1999 ) melakukan penelitian dengan menggunakan beberapa variable/rasio. Model yang digunakannya adalah stepwise-logistics model. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apakah rasio keuangan dapat digunakan untuk mengidentifikasi kecurangan pelaporan keuangan. Adapun yang rnenjadi tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui penggunaan rasio keuangan dalam mengidentifikasi kecurangan pelaporan keuangan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial leverage, capital turnover dan firm size merupakan factor-faktor yang signifikan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kecurangan pelaporan keuangan

Kecurangan pelaporan keuangan menunjukkan pada pendistorsian secara sengaja terhadap laporan keuangan, misalnya secara sengaja mengemukakan hal-hal yang tidak benar (misrepresentation) oleh manajemen. Tindakan ini mengakibatkan timbulnya infonnasi yang bias yaitu informasi yang sudah tidak lagi bersih karena sudah menyatu dengan informasi yang menyesatkan.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK