<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130695">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PRODUKSI PANEL BETON SISTEM RISHA PADA LNDUSTRI BETON DI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ira Laila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 Pengembangan teknologi Rumah Sederhana Sehat sistem Rumah Instan Sederhana Sehat (RSH sistem Risha) dilakukan dcngan adanya pendekatan pabrikasi komponen-komponen bahan bangunan yang dikenal dengan panel.  Panel yang diproduksi industri beton ini hanya untuk komponen struktur yang  meliputi panel C, S dan SI yang dapat berfungsi sebagai kolom, balok, sloof dan sebagai bagian dari kuda-kuda. Sebagai komponen industri yang menggunakan  teknologi baru melalui pabrikasi, maka perlu adanya pertimbangan-pertimbangan berupa informasi tentang proses produksi untuk mendapatkan biaya yang ekonomis. Atas dasar tersebut maka dilakukan penelitian pada industri beton di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan material, tenaga kerja dan peralatan pada produksi panel beton sehingga didapat biaya tidak tetap untuk I unit panel beton. Pengolahan  data dilakukan terhadap data primer yang mencakup tata letak ruang dan fasilitas.  pengukuran waktu kerja, kebutuhan material, tenaga kerja dan peralatan. Sedangkan data sekunder meliputi gambar desain komponen beton yang didapat dari dokumentasi PT,  Seribu Karya sebagai data pendukung. Pengamatan waktu kerja dilakukan pada pekerjaan pembesian dan pengecoran secara random dengan menggunakan stopwatch. Pengolahan data dilengkapi dengan analisa aliran proses untuk mengetahui secara aktual aplikasi penempatan jarak fasilitas pada produksi panel beton dan lamanya waktu kerja proses produksi dengan menggunakan persamaan statistik rata-rata. Perhitungan biaya menggunakan daftar satuan harga bahan bangunan dan upah kerja kota Banda Aceh yang dikeluarkan oleh Pemda NAD. Dari hasil perhitungan didapat bahwa besarnya biaya tidak tetap untuk I unit panel C sebesar Rp 83.155,851; 1 unit panel S sebesar Rp 159.332,822 dan I unit panel SI sebesar Rp 149.342,658. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130695</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 10:37:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 10:37:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>