KANTOR DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH ( DPRA ) DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR POST MODERN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KANTOR DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH ( DPRA ) DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR POST MODERN


Pengarang

Saiful Anwar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504104010028

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

725.23

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

KANTOR DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH DI BANDA ACEH Oleh Saiful Anwar NIM : 0504104010028 Banda Aceh sebagai ibukota provinsi Aceh, tentunya membutuhkan sarana perkantoran yang mendukung segala aktivitas pemerintahan Aceh di wilayah provinsi Aceh. Kondisi sarana dan fasilitas yang baik akan mendorong produktifitas bagi pekerja pemerintah untuk melayani publik. Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Di Banda Aceh merupakan salah satu wadah atau tempat proses berlangsungnya kerja-kerja administratif bagi pegawai eksekutif dan tempat beradanya para wakil-wakil rakyat di provinsi Aceh. Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Di Banda Aceh akan dilaksanakan pada lokasi bangunan lama sehingga tidak diperlulcan altematif lokasi. Lokasi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh saat ini terletak di JI. Tgk. Daud Beureueh, Kecamatan Kuta Alam., Kota Banda Aceh. Maksud dan Tujuan dari perencanaan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh ini adalah untuk merancang ulang kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh yang baru, untuk meningkatkan kinerja dan produktifitas bagi para pengawai dan para wakil-wakil rakyat pemerintah Aceh. Proses perancangan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh diawali dengan pendekatan studi literatur, studi banding, dan studi lapangan, kemudian dilanjudkan dengan tahap pengindetifikasian masalah yang muncul dalam perancangan dengan mempertimbangkan lokasi, luas tapak, peraturan pemerintah ini setempat. kriteria perancangan dan tuntutan perancangan .Permasalahan tersebut kemudian di analisa, yang meliputi analisa fungsional, analisa tapak, analisa kondisi lingkungan, serta analisa fisik bangunan. Hasil pembahasan analisa dituangkan dalam bentuk konsep perancangan dengan tema arsitektur Post Modern, selanjutnya konsep perancangan ini menjadi acuan dalam perancangan di Tugas Akhir .

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK