PENGARUH INTERSEPSI HUJAN PADA KEBUN KOPI TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI EMBUNG PANTAN TERONG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH INTERSEPSI HUJAN PADA KEBUN KOPI TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI EMBUNG PANTAN TERONG


Pengarang

Cut Anis Payanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704101010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Intersapsi air hujan merupakan proses ketika air hujan jatuh pada pemukaan vegetasi, tertahan beberapa saat, kemudian diunpkan kembali (hilang) ke atmosfer atan diserap oleh tanaman yang bersangkutan. Air hujan yang jatuh pada pemukaan tajuk tanaman akan mencapai pemukaan tanah melalui dua proses yaitu air lolos (9hroughfall) dan aliran batang (Stemflow). Jenis tanaman yang digunakan pada penelitian ini adalah tanaman kopi Arabika dan naungannya Iamtoro. Hal ini disebabkan karena daerah sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) banyak terdapat perkebunan kopi. Luas DAS yang direncanakan adalah 7,187 km2. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intersepsi hujan pada perkebunan kopi Arabika terhadap kapasitas tampungan embung Pantan Terong. Penelitian dilakukan secara langsung di lapangan pada perkebunan kopi yang terletak di Desa Kebet. Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Penentuan besarnya nilai intersepsi air hujan dapat dilakukan melalui pendekatan neraca volume yaitu dengan mengukur curah hujan. aliran batang, dan air lolos. Dari hasil penelitian akan didapatkan hubungan antara curah hujan dengan intersepsi hujan. Hubungan ini akan membentuk persamaan regresi yang akan dipergunakan dalam menghitung besarnya intersapsi hujan oleh perkebunan kopi Arabika, dengan asumsi kawasan DAS embung Pantan Terong merupakan perkebunan kopi Arabika milik penduduk. Berdasarkan topografi diperoleh volume tampungan efektif embung Pantang Terong sebesar 466.400 m3 dengan luas genangan 146.869 m2. Dari hasil perhitungan kapasitas produksi tampungan embung akibat pengaruh intersapsi hujan oleh perkebunan kopi Arabika dapat memenuhi kebutuhan air bersih penduduk dengan proyeksi pertambahan penduduk sampai tahun 2013, sedangkan kapasitas produksi tampungan embung pada tegahan hujan tanpa pengaruh intersapsi hujan oleh perkebunan kopi Arabika dapat memenuhi kebutuhan air bersih penduduk dengan proyeksi pertambahan penduduk sampai tahun 2018.

Kate Kunci : Curah Hujan, Aliran Batang, Air lolos, Kebutuhan Air Bersih.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK