<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130583">
 <titleInfo>
  <title>PENILAIAN KINERJA INFRASTRUKTUR KOTA BANDA ACEH BERBASIS CITY PROSPERITY INDEX</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAUFAL KHALIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Perencanaan Wilayah dan Kota</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh, yang mengalami pertumbuhan pesat baik dari segi demografi &#13;
maupun penggunaan lahan, menghadapi tantangan signifikan dalam memenuhi &#13;
kebutuhan dasar dan pelayanan perkotaan. Dengan demikian, perlu dilakukan &#13;
penilaian kinerja infrastruktur di Kota Banda Aceh dengan menggunakan pendekatan &#13;
City Prosperity Index (CPI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi &#13;
eksisting ketersediaan dan kinerja infrastruktur di Kota Banda Aceh berbasis CPI. &#13;
Kondisi eksisiting ketersediaan infrastruktur diidentifikasi menggunakan metode &#13;
analisis deskriptif, kemudian kinerja infrastruktur diidentifikasi menggunakan metode&#13;
analisis CPI dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Variabel yang diukur meliputi&#13;
infrastruktur perumahan, infrastruktur sosial, teknologi informasi dan komunikasi, &#13;
serta mobilitas Perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastuktur &#13;
perumahan di Kota Banda Aceh cukup baik dengan skor 4,5 dengan akses penuh ke &#13;
jaringan listrik dan tingkat tinggi akses ke air bersih dan sanitasi. Namun, kepadatan &#13;
penduduk yang tinggi menunjukkan kebutuhan akan perumahan yang lebih memadai. &#13;
Infrastruktur sosial Kota Banda Aceh cukup baik dengan skor 4 dengan ketersediaan &#13;
perpustakaan umum yang tinggi, meskipun kepadatan dokter masih perlu ditingkatkan &#13;
untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik. Untuk teknologi informasi dan &#13;
komunikasi tergolong rendah dengan skor 3,5 meskipun akses internet cukup tinggi, &#13;
akses ke komputer di rumah masih perlu ditingkatkan. Mobilitas perkotaan di Kota &#13;
Banda Aceh sangat rendah dengan skor 0,0009505 yang mencerminkan bahwa sistem &#13;
transportasi di Kota Banda Aceh perlu ditingkatkan untuk memastikan mobilitas yang &#13;
efisien bagi penduduk Kota Banda Aceh. Penelitian ini memberikan informasi dan &#13;
saran bagi pemerintah Kota Banda Aceh dalam perencanaan dan pengembangan &#13;
infrastruktur yang lebih baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130583</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-07 09:58:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 10:08:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>