<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130577">
 <titleInfo>
  <title>KERAGAAN KARAKTER KUANTITATIF PADA BEBERAPA GENOTIPE CABAI HIAS ( CAPSICUM ANNUUM L.) GENERASI F2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYIFA ANDRIA PUTERI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cabai hias merupakan tanaman buah hias yang biasanya ditanam di dalam pot dan dapat difungsikan di dalam maupun luar ruangan. Upaya yang dilakukan untuk mengetahui keragaan genotipe cabai hias ini untuk mengidentifikasi sifat-sifat penting pada tanaman cabai hias yang digunakan sebagai parameter seleksi, karakter kuantitatif cabai hias dan mengetahui kemampuan adaptasi serta potensi produksi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaan karakter kuantitatif pada cabai hias generasi F2. Penelitian ini telah dilaksanakan di desa Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh dan Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini telah berlangsung pada Desember 2023 sampai dengan Maret 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial.Penelitian ini menggunakan lima genotipe cabai hias generasi F2, diantaranya F2V1A4, F2A5N5, F2AV, F2A5S3 dan F2N15A10, dan empat varietas tetua sebagai pembanding, Violeta, Ayesa, Syakira dan Nazla dan diulang sebanyak empat kali, sehingga total keseluruhan terdapat 36 satuan percobaan. Masing-masing satuan percobaan terdiri dari lima tanaman, sehingga secara keseluruhan terdapat 180 unit percobaan. Parameter yang diamati yaitu jumlah buah per tanaman, panjang buah, panjang tangkai buah, diameter buah, ketebalan kulit buah, umur berbunga, jumlah biji dan uji tingkat kepedasan (kadar capsaicin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa genotipe cabai hias IPB yang diuji menunjukkan  genotipe F2AV terbaik terdapat pada parameter umur berbunga dan jumlah biji. Genotipe F2A5S3 terbaik pada parameter jumlah buah per tanaman dan panjang tangkai buah. Genotipe F2V1A4 terbaik pada parameter panjang buah dan ketebalan kulit buah. Genotipe F2A5N5 terbaik pada parameter diameter buah dan jumlah biji. Pada parameter uji kepedasan, genotipe F2V1A4 memiliki nilai capsaicin cukup pedas dengan nilai sebesar 2,38 mg/g dengan nilai SHU 35.667. Sedangkan genotipe Ayesha memiliki nilai capsaicin kurang pedas yaitu 1,28 mg/g dengan nilai SHU 19.250. Genotipe yang memiliki tingkat kepedasan sangat tinggi, bisa menjadi pilihan yang baik untuk dibudidayakan salah satunya F2V1A4. Pengujian tingkat kepedasan cabai hias bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi rasa capsaicin dari beberapa genotipe buah cabai hias hasil persilangan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130577</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 22:31:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 10:21:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>