<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130575">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI NELAYAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) PEUDADA, KABUPATEN BIREUN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salsabila Putri Ardha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji Kondisi Sosial dan Ekonomi Nelayan Pukat Cincin Di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Peudada, Kabupaten Bireun. Nelayan di PPI Peudada mengandalkan pukat cincin untuk menangkap ikan pelagis seperti tuna, tongkol, dan cakalang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi sosial nelayan dan menganalisis aspek ekonomi mereka berdasarkan tingkat pendapatan. Metodologi penelitian melibatkan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan 40 nelayan pukat cincin di PPI Peudada selama bulan Mei 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan pukat cincin di PPI Peudada umumnya berada pada usia produktif dengan tingkat pendidikan terbatas, mayoritas berpendidikan SMP. Kondisi rumah nelayan sebagian besar permanen dan memiliki tanggungan keluarga kecil. Dalam aspek ekonomi, meskipun pendapatan kotor nelayan tinggi, pengeluaran untuk biaya tetap dan tidak tetap seperti bahan bakar, perawatan kapal, dan perbekalan cukup besar, sehingga keuntungan bersih nelayan per tahun mencapai sekitar Rp. 759.762.000, dan untuk masing – masing nelayan mendapatkan penghasilan sebesar Rp. 316.568 per trip penangkapan pukat cincin. Pembagian hasil tangkapan menguntungkan pemilik kapal, toke bangku, pawing dan ABK. Penelitian ini mengindikasikan perlunya dukungan tambahan untuk peningkatan pendidikan dan akses terhadap subsidi BBM agar pendapatan nelayan lebih optimal. Kesejahteraan nelayan dapat diperbaiki melalui kebijakan yang mendukung pengurangan biaya operasional dan peningkatan keterampilan manajerial.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Nelayan pukat cincin, Sosial, Ekonomi, PPI Peudada&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130575</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 21:46:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-09 10:17:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>