<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130561">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENCAHAYAAN ALAMI TERHADAP VISUAL DI MTSN 4 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD DUSTUR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Pencahayaan merupakan salah satu hal yang penting dalam perancangan ruang untuk kenyamanan pengguna. Dengan adanya sistem pencahayaan yang baik dapat mendukung aktivitas yang dilakukan di dalamnya. Kenyamanan visual berperan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, konsentrasi, serta kesejahteraan siswa dan siswi. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kenyamanan visual adalah pencahayaan di dalam ruang belajar. Namun kenyataan di lapangan masih banyak ruang kegiatan belajar mengajar yang tidak memenuhi syarat standar pencahayaan ruang kelas yaitu 250-300 lux. Salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi pencahayaan adalah faktor existing dan tata letak bangunan. MTsN 4 Banda Aceh yang merupakan salah satu sekolah yang berada di kawasan permukiman. MTsN 4 Banda Aceh memiliki ruangan dengan besaran jendela yang hampir sama namun memiliki orientasi yang berbeda. yaitu ruang kelas (barat daya - timur laut) dan ruang guru (Tenggara - Barat Laut). Namun, penyelesaian pencahayaan di MTsN 4 Banda Aceh masih menggunakan energi listrik yang mengakibatkan pemborosan. Kedua ruang yang menjadi objek penelitian pada MTsN 4 Banda Aceh memiliki orientasi yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi masing-masing tipe arah bangunan pada kedua ruangan terhadap intensitas cahaya alami serta pengaruhnya terhadap kenyamanan visual saat proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, pengukuran kondisi cahaya alami, dan wawancara terhadap siswa-siswi dan guru sebagai pengguna ruang, dan validasi data dengan simulasi Software Dialux. Penelitian ini akan menghasilkan rekomendasi desain untuk memaksimalkan cahaya alami yang masuk ke bangunan di MTsN 4 Banda Aceh.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pengaruh cahaya, Kenyamanan visual, Ruang sekolah. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130561</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 19:29:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 16:01:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>