Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBUATAN BUBUK TOMAT DENGAN METODE FOAM-MAT DRYING
Pengarang
Elva Junizar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0405106010077
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Buah tomat merupakan produk hortikultura yang mudah diporoleh di Indonesia. Komponen zat gizi tomat cukup lengkap dan kandungan vitamin C dan A cukup tinggi. Tomat tidek dapat bertahan lama di ruangan terbuka, dikarenakan tomat memiliki kandungan air tinggi sehingga dapat merangsang aktifitas enzim dan mikroba sehingga menjadi kendala utama dalam penyimpanan dan pendistribusiannya. Salah satu alternatif pemecahan masalah ini adalah dengan mengolahnya menjadi bentuk bubuk. Tomat dapat diolah dengan proses pengeringan, salah satunya dengan metode " Foam mat drying (Pengeringan busa). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses pembuatan bubuk tomat, dan pengaruh penambahan Cac12 (Calcium Clorida) terhadap karakteristik bubuk tomat pada proses pengeringan dangan metode Foam-mat Drying. .
Alat-alat yang digunakan meliputi timbangan digital, oven drying, peralatan gelas, wadah/baskoln, saringan, pisau, pengaduk, blender, mixer, plastik polipropilen, loyang stainless. Bahan yang digunakan adalah tomat segar, Cac12 asam sitrat, putih telur dan air. Analisis meliputi: Kadar air, TPT, kadar vitamin C, total asam dan uji organoleptik berupa warna, rasa, dan aroma. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama konsentrasi Cac12 yang terdiri dari tiga taraf yaitu 1%, I,5%, dan 2%, dan faktor temperatur yang terdiri dari tiga taraf yaitu: 50°C. 55°C, dan 60°C.
Hasil penelitian diperoleh bahwa konsentrasi Cac12 1% dan temperatur 60°C dengan lama pengeringan II jam merupakan perlakuan terbaik yang mampu mengurangi kedar air sebanyak 97,04%, total asam 3,12%, TPT 6,88% dan kadar
vitamin C 9,59 mg/100g bahan. Dari hasil uji organoleptik wama, rasa dan aroma terhadap bubuk tomat yang dikeringkan, kandungan Cac12 1% dan temperatur 50°C merupakan yang paling diminati oleh panelis sehingga nilai yang diberikan
terhadap warna 3,50 (biasa), rasa 2,89 (biasa) dan aroma 3,54 biasa).
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGERINGAN METODE OVEN TERHADAP MUTU TEH HERBAL DAUN GEGARANG (MENTHA AQUATICA) (Rejekia Pahlani, 2021)
PROSESS PENGOLAHAN IKAN KAYU (KEUMAMAH) DENGAN MENGGUNAKAN BEBERAPA METODE PENGERINGAN (Ibnu Hajar, 2015)
PENGARUH PENGGUNAAN BATA FOAM SEBAGAI PENGGANTI DATA MERAH TERHADAP BIAYA KONSTRUKSIRN(STUDI KASUS PADA PEMBANGUNAN RUMAH SEJAHTERA DARUSSA'ADAH ACEH BESAR) (Muhammad Ichsan.I W, 2024)
PENGAWETAN SAOS TOMAT DENGAN PENGAWET ALAMI (Rustam Effendi, 2024)
KARAKTERISTIK PENGERINGAN SERAI DAPUR (CYMBOPOGON CITRATUS L.) MENGGUNAKAN TRAY DRYER BERDASARKAN PROSES BLANCHING YANG BERBEDA (ACHYAR FADSY, 2018)