<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13054">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT TIA MERAWAN Z</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kata Kunci: Identifikasi Kesulitan, Kesulitan Siswa, Barisan dan Deret&#13;
&#13;
Kemampuan siswa yang rendah menuntut guru untuk mengetahui hal-hal apa saja yang membuat mereka sulit. Dengan diketahuinya kesulitan-kesulitan dan penyebab kesulitan yang dialami oleh siswa maka lebih lanjut akan dicari pemecahan masalahnya dalam memahami materi Barisan dan Deret. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dalam memecahkan masalah tersebut. Salah satunya dengan identifikasi. Identifikasi adalah suatu cara bagaimana kita melihat, menduga, memperkirakan dan menguraikan serta menjelaskan apa yang menjadi masalah. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari materi barisan dan deret serta untuk  mengetahui jenis-jenis kesulitan dan apa saja yang menyebabkan kesulitan yang dialami oleh siswa kelas X SMAN 2 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pembahasan penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, dengan memaparkan gambaran data-data yang diperoleh dalam penelitian, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki berdasarkan rumusan masalah. Dalam hal ini, pendekatan kualitatif digunakan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam memecahkan materi barisan dan deret. Data yang diperoleh melalui tes tulis dan wawancara pada subjek penelitian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 2 SMAN 2 Banda Aceh yang berjumlah 31 orang. Dari hasil analisis data tes tulis dan wawancara diperoleh bahwa: (1) Jenis kesulitan siswa yaitu: kesulitan dalam menggunakan konsep, kesulitan dalam menggunakan prinsip dan kesulitan dalam bentuk verbal. (2) Faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa antara lain: (a) Materi yang sulit dipahami; (b) Pemahaman materi prasyarat yang masih rendah; (c) Gaya belajar siswa; (d) Kemampuan siswa yang masih rendah; (e) Kurangnya latihan dan mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan materi barisan dan deret. Adapun auntuk mengatasi kesulitan siswa dalam memecahkan masalah barisan dan deret yaitu pengulangan materi prasyarat, penguatan  serta banyak memberikan contoh soal dan latihan-latihan.&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIFFICULTY LEARNING</topic>
 </subject>
 <classification>370.15</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>13054</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-03-25 17:03:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-10 10:24:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>