<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130535">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUDUT LUNCUR DAN KAPASITAS PETI KRAT TERHADAP MUTU BUAH ALPUKAT ( PERSEA AMERICANA )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ruzzy Muhikhbal ZR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buah alpukat (Persea americana) adalah  suatu komoditi  buah ekspor yang  memiliki nilai ekonomis dan mengandung gizi yang cukup tinggi selain itu alpukat juga dapat  dikonsumsi  dalam  bentuk buah  segar.  Upaya penanganan  pasca panen  yang  kurang baik  serta pemasaran  yang  kurang  efisien,  mengakibatkan  teriadinya&#13;
penurunan  kualitas buah  setelah panen sehingga berdampak buruk terhadap harga  jual buah alpukat dan menyulitkan  petani dalam mengembangkan pemasaran buah alpukat.&#13;
               Beberapa  metode  yang  dikembangkan  untuk  mengurangi  laju  kerusakan  buah-buahan  selama  pengangkutan  dan  penyimpanan  dalam  kemasan  untuk  buah  alpukat  diantaranya  menggunakan  kemasan  dalam  bentuk  peti  krat.  Pengemasan  buah dalam peti krat merupakan metode yang paling baik untuk bunh alpukat pada&#13;
masa  pengangkutan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  sudut  luncur dan kapasitas peti krat  terhadap mutu buah alpukat.&#13;
               Penelitian   ini   menggunakan   model   Rancangan   Acak   Lengkap   (RAL)  faktorial pola 2x3  dengan 2 faktor. Dua faktor yang diuji yaitu besar sudut luncur  dan kapasitas peti krat.  Besar sudut luncur (S) terdiri dari 2 taraf yaitu 30o (S1) dan 45o (S2).  Kapasitas peti krat (P) terdiri atas 3 taraf yaitu 10 kg (P1) , 15 kg (P2), 20 kg (P3).  Parameter analisis dari penelitian ini mencakup susut bobot (%),  kekerasan (Kg/cm2). masa simpan serta organoleptik terhadap susdut luncur dan kapasitas peti krat yang dianalisis pada hari ke-0, 2, 4 dan 6.&#13;
               Hasil  uji  F,  menunjukkan  bahwa  perlakuan   pengaruh  sudut  luncur  dan kapasitas peti krat yang berbeda  dapat mempengaruhi mutu buah alpukat selama 6 hari.  Pada  analisis  susut  bobot  menunjukkan  bahwa  pada  hari  ke-2  pada  taraf  perlakuan pengaruh sudut luncur dan kapasitas peti krat berpengaruh nyata (P&gt;0,05).  Pada hari ke4 dan ke-6 berpengaruh tidak nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 17:08:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 17:08:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>