<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130485">
 <titleInfo>
  <title>MITIGASI KONFLIK HARIMAU SUMATRA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) DI KECAMATAN TRUMON KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aditya Sukma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian - Kehutanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) merupakan satu dari enam sub spesies harimau di Indonesia yang masih bertahan hidup hingga saat ini dan merupakan hewan endemik Pulau sumatra. Ancaman terbesar terhadap kelestarian harimau sumatra adalah aktivitas manusia, terutama konversi kawasan hutan untuk tujuan pembangunan seperti perkebunan, pertambangan, perluasan pemukiman, transmigrasi dan pembangunan infrastruktur lainnya. Populasi harimau sumatra diperkirakan 500-600 ekor, dengan 150-200 ekor diantaranya berada di Aceh. Aceh merupakan salah satu wilayah dengan intensitas konflik satwa liar yang tinggi, salah satunya koflik harimau sumatra dan masyarakat di Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan. Konflik yang terjadi tersebut menjadi dasar pelaksanaan penelitian ini.&#13;
Penelitian ini memanfaatkan data kuantitatif yang diperoleh di lapangan kemudian ini jelaskan secara deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini data primer berasal dari hasil wawancara dengan responden masyarakat dan petugas CRU dan BKSDA yang secara keseluruhan berjumlah 34 orang. Sementara data sekunder berasal dari laporan dan catatan terkait konflik yang terjadi di Kecamatan Trumon Kaupaten Aceh Tengah yang bersumber dari instansi terkait. Data yang telah dikumpulkan, baik berupa data primer maupun sekunder dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kemudian data yang telah dianalisis disatukan dalam bentuk tabel, grafik, dan gambar. Analisis kuantitatif dilakukan pada data persepsi masyarakat sehingga dapat ditentukan skor persepsi masyarakat terhadap konflik harimau sumatra dengan pedoman Skala Likert.&#13;
Hasil penelitian ini membahas faktor penyebab terjadinya konflik harimau sumatra dan manusia di Aceh Selatan yaitu menyempitnya kawasan hutan sehingga menyempitnya area harimau untuk mencari makan. Proses penanganan konflik harimau sumatra dan manusia yang dilakukan masyarakat adalah membuat pagar pada area kandang ternak dan lahan, memperkirakan jarak antara kandang ternak dan lahan agar tidak terlalu dekat dengan hutan, dan menghindari aktivitas saat hari mulai gelap. Sementara itu proses penanganan konflik harimau sumatra dan manusia yang dilakukan oleh petugas melewati beberapa tahap yaitu menerima informasi terjadinya konflik, melakukan verifikasi konflik, melakukan penanganan awal, melakukan penanganan lanjut, dan melakukan penanganan pasca konflik.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130485</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 15:09:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 16:28:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>