Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN LATAR BELAKANG LAHIRNYA GERAKAN DI/TII (1953) DENGAN GERAKAN ACEH MERDEKA (1976)
Pengarang
Yuliza Afrina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0706101020015
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak
Sejak tanggal I7 Agustus 1945 Indonesia secara resmi menjadi negara yang merdeka. Namun kemerdekaan itu tidak sempurna, karena bersamaan dengan itu Belanda berusaha untuk menjajah Indonesia kembali. Belanda menyiarkan berita-berita melalui surat kabar dan radio. Akibatnya, hampir seluruh wilayah Indonesia diduduki oleh Belanda kembali. Satu-satunya daerah yang belum bisa dikuasai adalah Aceh, dan Aceh menjadi daerah modal untuk kemerdekaan Indonesia. Namun setelah Republik tegak kembali, Aceh ditelantarkan oleh pemerintah. Sehingga timbullah perlawanan dari Rakyat Aceh. Kemudian pada awal Orde Baru keadaan Aceh sudah membaik dan sejahtera namun beberapa tahun kemudian Aceh dihadapkan dengan konflik akibat munculnya Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Untuk memulihkan keamanan dari Gerakan itu pemerintah memberlakukan Daerah Operasi Militer (DOM) di Acch. Akibatnya pelanggaran hak azasi manusia terjadi di Aceh selama operasi militer. perlakuan keras dan melanggar HAM dirasakan oleh masyarakat . Hal tersebut makin mempersubur lahirya GAM di Aceh. Sesuai dengan latar belakang yaitu "Perbandingan Latar Belakang Lahirnya Gerakan DI/TII (1953) dengan Gerakan Aceh Merdeka (1976)", maka tujuan penelitian ini adalah (D) Untuk mengetnhui proses lnhimya Gerakan D1/TII (1953) di Aceh, (2) Untuk mengetnhui proses lahirnya Gerakan Aceh Mcrdcka (1976), dan (3) Untuk membandingkan latar belakang lahimya Gerakan D1/T ll (1953) dengan GAM (1976). Dalarn penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode historis. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan (library research). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa : (I) Lahimya Gerakan DI/TII (1953) di Aceh disebabkan oleh ingkarnya janji memberlakukan Syariat Islam oleh Sockarn o terhadap rakyat Aceh. Propinsi Aceh juga dibubarkan dan disatukan dengan Provinsi Sumatera Utara, hak otonomi daerah pun dicabut. (2) Kemudian yang mempersubur lahirya Gerakan Aceh Merdeka (6AM) (1976) yaitu karena reaksi pemerintah pusat yang sangat berlebihan menangani munculnya Gerakan yang dibentuk olch pihak tertentu. Rakyat Aceh sendiri tidak merespon dan mendukung Gerakan tersebut, namun pemerintah menanggapinya dengan kekerasan. Pemerintah menggunakan kekuasaan militer untuk penyelesaiannya. Aceh dibuat sabagai Daerah Operasi Militer (DOM) tahun 1989-1998. Hal tersebut telah membuat masyarakat Aceh marah dan mempersubur Gerakan tersebut, apalagi setelah Referendum (2000). (3) Perbedaan latar belakang lahimya Gerakan D1/TII yang dipimpin oleh Tgk. Muhammad Daud Beureueh dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dipimpin oleh Tgk.Hasan Muhammad di Tiro yaitu : Gerakan DI/TIH yang di pimpin oleh Tgk.Muhammad Daud Beureueh bertujuan ingin mendirikan Negara Islam Indonesia (NII). Sedangkan Gerakan Aceh Merdeka yang dipimpin oleh Teungku Hasan bertujuan untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kata Kunci : Gerakan DI/TH (1953), GAM (1976).
Tidak Tersedia Deskripsi
PROFIL HASAN MUHAMMAD TIRO SEBAGAI TOKOH GERAKAN ACEH MERDEKA (1976 - 2000) (Ikbal Farid, 2024)
INISIASI GERAKAN DARUL ISLAM/ TENTARA ISLAM INDONESIA (DI/TII) ACEH TAHUN 1950-1953 DALAM PERSPEKTIF PERGERAKAN SOSIAL (Junian Hijry Minarva, 2017)
DAMPAK GLASNOST DAN PERESTROIKA TERHADAP RUNTUHNYA UNI SOVIET, 1985-1991 (Tanti Setiawati, 2024)
GERAKAN NASIONALISME MELAYU DI MALAYSIA 1946-1957 (Rosmanita, 2021)
PERKEMBANGAN GERAKAN JUBAH PUTEH DI ACEH (1987-1999) (Cut Ade Maudalena, 2017)