<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130481">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN BANK ACEH SYARIAH DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairina Humairah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam beberapa decade terakhir, sektor keuangan syariah telah mengalami pertumbuhan yang signifikan diseluruh dunia, ini menjadi bagian penting dari pasar keuangan global. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kesadaran akan prinsip-prinsip syariah dan permintaan konsumen yang semakin besar untuk produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut. Bank Umum Syariah mengalami peningkatan jumlah bank sehingga penuntutan akan pembangunan sangat diperlukan. Faktor lain diperlukannya pembangunan dikarenakan Kantor pusat Bank Aceh sendiri pernah mengalami kebakaran pada tahun 2015, sehingga diperlukannya pembangunan gedung kantor pusat yang baru. Kantor yang sekarang beroperasi berada di Jl. Mr. Mohd. Hasan No. 89, Batoh, Banda Aceh. Kantor tersebut hanya gedung yang disewa sementara untuk dijadikan kantor pusat. Kondisi tapak Kantor Pusat PT Bank Aceh Syariah yang direncanakan pembangunannya berada dekat dengan bangunan perumahan, komersial maupun perkantoran lainnya, hal ini menuntut perlakuan terhadap suatu desain yang dapat terintegrasi dengan lingkungan sekitar dalam merespon budaya, lokalitas, religi maupun iklim, serta memiliki ekspresi karakter arsitektur yang kuat (well-designed), khas mengedepankan corporate identity, mengingat objek tersebut diharapkan akan menjadi Lank Mark baru untuk Provinsi Aceh tanpa berbenturan dengan nilai-nilai budaya Masyarakat. Pembangunan Bank Aceh Syariah menjadi titik awal perubahan wajah kota Banda Aceh. Bank Aceh Syariah memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian dan masyarakat Aceh, termasuk pembiayaan bagi sektor-sektor ekonomi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, seperti perumahan, pertanian, dan infrastruktur. Pembangunan Bank Aceh Syariah menjadi titik awal perubahan wajah kota Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>OFFICE BUILDINGS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>725.23</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130481</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 15:07:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 16:27:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>