Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN MENGGUNAKAN PURSE SEINE, PANCING ULUR, DAN RAWAI PADA IKAN KAKAP (LUTJANUS SP.) (STUDI KASUS IKAN KAKAP DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS))
Pengarang
NABILAH NUR SYAHFITRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1705102010024
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Agribisnis (S1)., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penurunan stok ikan secara langsung berdampak pada stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta berpotensi menimbulkan konflik sosial akibat persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebab yang memengaruhi penurunan hasil tangkapan ikan kakap, dengan fokus pada perbandingan efektivitas alat tangkap seperti purse seine, pancing ulur, dan rawai. Penelitian ini menganalisis data kuantitatif dengan mendeskripsikan dari data hasil tangkapan menggunakan purse seine, pancing ulur, dan rawai pada ikan kakap untuk melihat faktor penyebab dari menurunnya hasil tangkapan dalam perbulannya. Kemudian, analisis kedua menggunakan uji Kruskal Wallis yang dilanjut dengan uji Post Hoc untuk melihat alat tangkap pada ikan kakap mana yang disarankan untuk digunakan. Hasil penelitian yang didapat adalah pada bulan Januari dan Februari alat tangkap purse seine lebih unggul dengan berat tangkapan 2.170 kg/bulan dan 902 kg/bulan. Pada alat tangkap jenis pancing ulur unggul pada bulan Maret sebanyak 1282,5 kg/bulan, April sebanyak 885,83 kg/bulan, Mei sebanyak 802 kg/bulan, Juni sebanyak 1499,33 kg/bulan, Juli sebanyak 1249,33 kg/bulan, Agustus sebanyak 982,67 kg/bulan, dan November dengan berat tangkapan sebanyak 1009,33 kg/bulan. Sedangkan pancing rawai unggul di bulan Oktober dan Desember dengan berat tangkapan 529,67 kg/bulan dan 771,67 kg/bulan. Kesimpulan yang diperoleh adalah Alat tangkap purse seine dengan pancing ulur dan rawai terdapat hasil yang berbeda signifikan. Sedangkan pancing ulur dan rawai menghasilkan hasil yang tidak beda signifikan. Alat tangkap yang efektif digunakan adalah rawai dan pancing ulur dengan alasan rawai dapat digunakan untuk memancing di kedalaman yang lebih dalam sesuai dengan habitat dari ikan kakap, sedangkan pancing ulur lebih efektif di area yang lebih dangkal ke area sedang dalam.
Declining fish stocks directly impact the economic stability and welfare of coastal communities, and have the potential to cause social conflict due to increasingly fierce competition. Therefore, this study aims to identify the causes that influence the decline in snapper catches, with a focus on comparing the effectiveness of fishing gear such as purse seine, longline, and longline. This study analyzes quantitative data by describing the catch data using purse seine, longline, and longline on snapper to see the causal factors of the declining catch in a month. Then, the second analysis uses the Kruskal Wallis test followed by the Post Hoc test to see which fishing gear on snapper is recommended to use. The results obtained are in January and February purse seine fishing gear is superior with a catch weight of 2,170 kg / month and 902 kg / month. In fishing gear types of fishing line superior in March as much as 1282.5 kg / month, April as much as 885.83 kg / month, May as much as 802 kg / month, June as much as 1499.33 kg / month, July as much as 1249.33 kg / month, August as much as 982.67 kg / month, and November with a catch weight of 1009.33 kg / month. Meanwhile, longline fishing gear excelled in October and December with a catch weight of 529.67 kg/month and 771.67 kg/month. The conclusion obtained is that purse seine fishing gear with longline and longline there are significantly different results. While longline and longline produce results that are not significantly different. The fishing gear that is effectively used is longline and longline for the reason that longline can be used to fish at deeper depths according to the habitat of snapper, while longline is more effective in shallower areas to medium deep areas.
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) LABUHAN HAJI, ACEH SELATAN (Rani Gustina, 2024)
HUBUNGAN PANJANG ALAT TANGKAP PURSE SEINE DENGAN HASIL TANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) LAMPULO, ACEH (Khairul Anwar, 2017)
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP PANCING ULUR DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA, LAMPULO, BANDA ACEH (Sumaiya Shopiya, 2025)
STUDI KUALITAS KESEGARAN DAN NILAI GIZI IKAN TONGKOL PADA HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA LAMPULO BANDA ACEH (USWATUL HASANAH, 2025)
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN PANCING YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN KUALA PASI PEUKAN BARO, PIDIE (Siti Nur Rayyan, 2024)