Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN KERUSAKAN KAWASAN MANGROVE DAN EVALUASI TINGKAT KESESUAIAN KAWASAN UNTUK PENGEMBANGAN MANGROVE DIKOTA SABANG
Pengarang
Ira Sahfitri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051121692
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ira Sahfitri. Kajian Pengembangan Tanaman Mangrove untuk Rehabilitasi Kawasan Pantai di Kota Sabang (di bawah bimbingan Sufardi sebagai ketua dan Khairullah sebagai anggota).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kerusakan mangrove dan rencana rehabilitasi di Kota Sabang.
Penelitian ini dilaksanakan di Kota Sabang pada beberapa kawasan pantai di Kecamatan Sukakarya dan Kecamatan Sukajaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan melakukan survei di lapangan dan kemudian melakukan analisis sampel di laboratorium. Adapun sifat-sifat air yang dianalisis adalah pH, DHL dan SAR, sedangkan untuk sifat-sifat tanah yang dianalisis adalah tekstur dan pH.
Hasil identifikasi lapangan menunjukkan bahwa luas mangrove di daerah penelitian 30 Ha dengan luas kerusakan 7,3089 Ha yang terdapat di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Sukakarya dan Kecamatan Sukajaya. Di Kecamatan Sukakarya, Kelurahan Iboih luas kerusakan sebaesar 0,0038 Ha, Gapang 2,7 Ha, Krueng Raya
0,005 Ha dan Pria Laot sebesar 3,5 Ha. Sedangkan di Kecamatan Sukajaya,
Kelurahan Balohan luas kerusakan sebesar 0,8 Ha dan Jaboi 0,3 Ha.
Hasil analisis pH air menunjukkan bahwa dari keselurahan daerah penelitian mempunyai nilai pH air yang bersifat netral yaitu 7,25-7,40.
Hasil analisis DHL di daerah penelitian bervariasi mulai 0.55-6.70 dengan kriteria dari rendah sampai dengan sangat tinggi. Untuk Kelurahan lboih, Pria Laot, Balohan 1 dan Balohan 2 mempunyai nilai DHL dengan kriteria sangat tinggi, untuk Kelurahan Gapang dan Krueng Raya mempunyai nilai DHL dengan kriteria sedang
dan untuk Kelurahan Jaboi mempunyai nilai DHL dengan kriteria rendah.
Hasil analisis SAR di daerah penelitian bervariasi mulai 0,7-30,2 dengan kriteria dari rendah sampai sangat tinggi. Untuk Kelurahan lboih, Pria Laot, Balohan 2 mempunyai nilai SAR dengan kriteria sangat tinggi dan untuk Kelurahan Gapang, Krueng Raya, Balohan dan Jaboi mempunyai nialai SAR dengan kriteria rendah.
Hasil analisis pH tanah di daerah penelitian bervariasi dari 5,0-6,5 dengan kriteria dari masam-agak masam. Untuk Kelurahan lboih, Pria Laot` Balohan I, Balohan 2 dan J,iboi mempunyai nilai pH tanah dengan kriteria masam. Sedangakan untuk Kelurahan Gapang dan Krueng Raya mempunyai nilai PLI tanah dengan kriteria agak masam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa di daerah penelitian memiliki 2 zona yaitu zona A dan zona B. Untuk Kelurahan Krueng Raya, Pria Laot, Balohan 1, Balohan 2 dan Jaboi berada di zona A dengan jenis vegetasi Avicennia spp dan Sonneratia spp. Sedangakan untuk Kelurahan Iboih dan Gapang berada di zona B dengan jenis vegetas.i Rhizophora spp dan Bruguiera spp.
Tidak Tersedia Deskripsi
INVENTARISASI JENIS MANGROVE DI LAMBARO SKEP KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (Musrina Putriani, 2022)
KEANEKARAGAMAN SPESIES MANGROVE DAN ASOSIASINYA DI PESISIR GAMPONG LAMNGA, KECAMATAN MESJID RAYA, KABUPATEN ACEH BESAR (HAJIDA SUKMA, 2024)
PERSEPSI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE DI KAWASAN WISATA SAYEUNG ACEH JAYA (Rosi Marlinda, 2025)
KONSERVASI EKOSISTEM MANGROVE DAN ASOSIASI DENGAN MAKROZOOBENTHOS DI KAWASAN KRUENG REULENG KECAMATAN LEUPUNG LABUPATEN ACEH BESAR (AFKAR, 2014)
PENILAIAN KESEHATAN POHON PADA KAWASAN HUTAN MANGROVE PULAU TELAGA TUJUH KAMPUNG PUSONG KECAMATAN LANGSA BARAT DENGAN METODE FOREST HEALTH MONITORING (Siti Nurhaliza, 2025)