Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI KAWASAN MASJID RAYA BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Teuku aliyyul murtadha - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Myna Agustina Yusuf - 198908082019032026 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1904110010050
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kawasan Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh memiliki nilai historis dan budaya tinggi, sebagai tempat ibadah, pengajaran agama, dan perayaan keagamaan. Pertumbuhan pedagang kaki lima (PKL) di sekitarnya menyebabkan kemacetan, kepadatan lalu lintas, dan ruang publik yang tidak optimal. Koordinasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan diperlukan untuk meningkatkan kualitas ruang publik dan mengatur pergerakan PKL. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi penataan PKL di kawasan Masjid Raya Baiturrahman dengan mengidentifikasi lokasi, waktu, jenis dagangan, sarana fisik, dan pola penyebaran PKL. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi dokumen, dan studi literatur dengan metode deskriptif analitis dan pendekatan kombinasi kualitatif dan kuantitatif menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas PKL mencapai puncaknya dari sore hingga malam hari, memanfaatkan ruang kosong di sekitar bangunan. Distribusi PKL menunjukkan pola linier di malam hingga siang hari dan terkonsentrasi di beberapa ruas jalan. Analisis SWOT merekomendasikan strategi pengorganisasian PKL yang menekankan prinsip-prinsip kemanusiaan, keadilan, kemitraan, kepastian hukum, kejujuran, dan persaingan yang adil. Strategi penataan yang terstruktur diharapkan dapat meningkatkan kondisi ekonomi di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
The Masjid Raya Baiturrahman area in Banda Aceh holds significant historical and cultural value as a place of worship, religious education, and celebrations. The growth of street vendors (PKL) around the area has caused traffic congestion, overcrowding, and suboptimal public spaces. Coordination between the government and stakeholders is necessary to improve public space quality and manage PKL activities. This study aims to develop strategies for organizing PKL in the Masjid Raya Baiturrahman area by identifying their locations, operating times, types of merchandise, physical facilities, and distribution patterns. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, document studies, and literature reviews using a descriptive-analytical method and a combination of qualitative and quantitative approaches with SWOT analysis. The results show that PKL activities peak from afternoon to evening, utilizing empty spaces around buildings. PKL distribution shows a linear pattern from night to noon and is concentrated on several streets. SWOT analysis suggests strategies for organizing PKL that emphasize the principles of humanity, justice, partnership, legal certainty, honesty, and fair competition. Structured organizational strategies are expected to enhance the economic conditions around the Masjid Raya Baiturrahman area in Banda Aceh.article.
RESPON PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP PERATURAN DAERAH NO 3 TAHUN 2007 KOTA BANDA ACEH ( STUDI DI PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH ) (Mirhadi Adhha, 2018)
STRATEGI PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI KAWASAN MASJID AGUNG AL-FALAH KECAMATAN KOTA SIGLI, KABUPATEN PIDIE (RAYSSA LUTHFIAH, 2026)
UPAYA PENERTIBAN PELANGGARAN BERJUALAN YANGRNDILAKUKAN OLEH PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN KHUSUSRNMESJID RAYA BAITURRAHMANDAN TAMAN SARIRNKOTA BANDA ACEH (FITRIANA, 2015)
PUSAT PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN DARUSSALAM, BANDA ACEH (Fely Komul, 2014)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BANDA ACEH (Ismanidar, 2018)