<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130359">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN AGROWISATA GEUNARA BERBASIS MODAL SOSIAL PADA PETANI NILAM DESA TEUNGOH GEUNTEUT KECAMATAN LHOONG ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifah Kamilia Salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri minyak nilam merupakan salah satu industri yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Indonesia memiliki keunggulan dalam pengadaan bahan baku nilam yang sebagian besar masih dihasilkan oleh perkebunan rakyat. Indonesia adalah penghasil minyak 70% didalamnya berasal dari Aceh. Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu wilayah kecamatan yang sebagian masyarakatnya kembali melakukan penanaman nilam terutama pada areal lahan kering perbukitan. Desa Teungoh Geunteut adalah sebuah desa yang berada di kecamatan Lhoong. Saat ini desa Teungoh Geunteut menjadi salah satu desa wisata di Kabupaten Aceh Besar, desa wisata ini dikenal dengan nama Geunteut Nilam Aceh Raya yang disingkat dengan GEUNARA. Potensi wisata desa ini juga didukung dengan adanya kegiatan inovasi budidaya nilam. Potensi ini dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata dengan daya Tarik utama adalah pembuatan produk-produk inovasi dari minyak nilam, seperti parfum, balsam cair, sabun cuci piring, potpourri (pengharum ruangan aromatherapy dari bahan-bahan alami). Desa ini memiliki potensi menjadi salah satu desa yang dapat meningkatkan perkembang industri minyak nikam di Indonesia terutama di Aceh. Budidaya nilam menciptakan kepercayaan dan asset bagi masyarakat petani untuk bekerja sama dengan pihak luar untuk mendukung bisnis, terutama pengembangan pertaniann. Demikian pula partisipasi petani dalam pembangunan pertanian dan kegiatan sosial yang terkait dengan pembangunan dapat mendorong pemberi bantuan untuk mengalokasikan lahan pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan agrowisata dan modal sosial pada petani nilam di Desa Teungoh Geunteut Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Jumlah sampel pada penelitian sebanyak 13 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data maka dilakukannya wawancara kuisioner dan dokumentasi yang melibatkan beberapa narasumber lalu dianalisis menggunakan skala likert dengan olahan data melalui SPSS.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Modal sosial yang dilihat pada penelitian ini memperoleh nilai interval yang tinggi sehingga dapat disimpulkan bahwa petani nilam Gampong Teungoh Geunteut Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar sehingga peran modal sosial tersebut penting dalam keberhasilan pengelolaan agrowisata GEUNARA yaitu dengan saling memberikan kepercayaan antar masyarakat dan petani begitu juga dengan pihak ARC. Masyarakat petani aktif dalam mengikuti kegiatan. Saling memberikan informasi mengenai jaringan, hubungan timbal balik antar sesame petani yang saling tolong menolong. Norma sosial yaitu dengan adanya kesepakatan antar sesama masyarakat petani nilam. (2) Pengembangan agrowisata GEUNARA tidak banyak terbentur oleh faktor penghambat walaupun saat ini strategi pengembangan agrowisata tersebut masih sangat lemah dalam hal kompetensi sumber daya manusia pariwisata dan penguatan kelompok sadar wisata. Namun dengan adanya modal sosial pada masyarakat petani dapat memberikan nilai positif dalam pengembangan agrowista GEUNARA tersebut. Dapat dilihat dengan adanya masyarakat yang saling percaya sehingga membuat masyarakat kompak dalam upaya pengembangan agrowisata tersebut. Adanya partisipasi masyarakat petani yang aktif dalam mengikuti kegiatan akan terbangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak seperti dari pemerintahan maupun mitra lainnya. Adanya hubungan timbal balik antar masyarakat petani menumbuhkan kekompakan dalam kegiatan saling tolong menolong membangun agrowisata GEUNARA tersebut. Dan untuk norma sosial sendiri untuk menunjang keberlanjutan wisata desa tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab masyarakat Gampong Teungoh Geunteut Kecamata Lhoong Kabupaten Aceh Besar.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130359</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 09:37:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 10:05:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>