<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130345">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  PRIORITAS  PENANGANAN  SEGMEN RAWAN KECELAKAAN (ROAD  HAZARD) UNTUK RUAS JALAN RAWAN  KECELAKAAN  DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Reza Agustian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia  dalam  beberapa  tahun terakhir  ini menghadapi  pennasalahan lalu  lintas yang cukup serius.  Menurut  data Kepolisian  Republik Indonesia  tahun 2010 angka kematian  akibat  kecelakaan  lalu  lintas mencapai  31.234 dari jumlah total  105.913 kecelakaan  yang terjadi.  Sedangkan  untuk Kota Banda Aceh sepanjang tahun 2011 tercatat   156  kasus  berdasarkan   data  dari  Satlantas  Polresta  Kota  Banda  Aceh. Analisis  tingkat   kecelakaan   ini  bertujuan   untuk: mengidentifikasi   lokasi   rawan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan Kota Banda Aceh berdasarkan data kecelakaan lalu  lintas  dari Satlantas  Kota  Banda Aceh.  Selanjutnya  dilaku.kan evaluasi  untuk menentukan  lokasi-lokasi   rawan  kecelakaan  yang  perlu  mendapatkan   prioritas penanganan   terlebih  dahulu.  Selanjutnya dilakukan  analisis  prioritas  penanganan segmen  rawan kecelakaan  (Road Hazard)  untuk ruas jalan rawan  kecelakaan  lalu Iintas di Kota Banda Aceh. Berdasarkan basil dari perhitungan  dengan menggunakan metode  frekuensi  kecelakaan  lalu  lintas,  metode  tingkat  frekuensi  kecelakaan  lalu lintas dan metode tingkat keparaban kecelakaan lalu lintas dapat disimpulkan bahwa Jalan   Rama   Setia   merupakan   ruas   jalan  yang   pertama   diprioritaskan    untuk&#13;
mendapatkan  penanganan  terlebih  dahulu dengan nilai frekuensi  kecelakaan  (Ai) =&#13;
16,  angka  kecelakaan  (Yi)  =   15,  tingkat  kecelakaan   (Tk)  =   502  dan  ek:ivalen kerusakan  properti  (EPDO)  = 162.  Jalan Tgk.  Imum Lueng  Bata merupakan  ruas jalan yang  kedua  diprioritaskan   untuk  mendapatkan penanganan   terlebih  dahulu dengan  nilai  frekuensi  kecelakaan  (Ai)  =  13, angka kecelakaan  (Yi)  =  5, tingkat kecelakaan  (Tk) =   137 dan ek:ivalen kerusakan properti  (EPDO)  =  96.  Sedangkan Jalan Jendral Sudirman merupakan ruas jalan yang ketiga diprioritaskan  untuk mendapatkan penanganan  terlebih dahulu dengan nilai frekuensi kecelakaan (Ai)= 7, angka Kecelakaan  (Yi) =6, tingkat kecelakaan (Tk) = 199 dan ekivalen  kerusakan properti (EPDO) = 60.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Road Hazard, EPDO, Kecelakaan lalu lintas&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130345</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 09:18:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 09:18:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>