<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130323">
 <titleInfo>
  <title>HISTOLOGI GONAD BETINA MATANG PADA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARFER)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EGA VIDIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ikan kakap putih (Lates calcarifer) merupakan salah satu komoditi laut yang cukup popular dikalangan masyarakat. Kakap putih (Lates calcarifer) cukup terkenal di kalangan masyarakat Asia Tenggara terutama Indonesia, Malaysia, Philipina, Thailand, dan lain-lain. Berbagai ahli mengkategorikan (Lates calcarifer) kedalam family yang beragam, namun sebagian besar ahli setuju untuk memasukkan kakap putih kedalam family centropomidae. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan menggunakan gonad betina dari 3 ekor ikan kakap yang berumur 3, 5 dan 7 bulan. Sampel kemudian dibuat preparat histologi dan diwarnai dengan pewarnaan HE. Hasil penelitian ini Pada TKG I terlihat adanya Oosit namun masih berukuran kecil dan mengindikasikan gonad berada pada tahap perkembangan awal. Pada TKG II, terlihat oosit yang lebih besar. Pada TKG III, oosit sudah terlihat jelas dengan inti dan granula di sekitarnya. Pada TKG IV, terlihat oosit yang telah matang sempurna. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pada TKG I terlihat oosit yang berada pada tahap awal perkembangan dan belum matang. TKG II terlihat oosit lebih besar. TKG III sudah mulai terlihat granula-granula kuning telur (yolk) dan lapisan lemak menandakan adanyaa proses maturase. Dan pada TKG IV telur sudah mengalami proses maturase sempurna.&#13;
Kata kunci : Gonad betina, Histologi, Ikan kakap putih.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130323</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 23:26:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 09:49:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>